Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pemerintah Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem hingga 49 Derajat Celsius pada Musim Haji 2025, Jemaah Lansia Wajib Waspada

Oktaviani Sindy • Selasa, 29 April 2025 | 15:47 WIB
BP Haji RI ingatkan ancaman cuaca ekstrem hingga 49\u00b0C saat musim haji 2025, lansia diimbau lebih waspada
BP Haji RI ingatkan ancaman cuaca ekstrem hingga 49\u00b0C saat musim haji 2025, lansia diimbau lebih waspada

Jawa Pos Radar Lawu - Badan Pengelola Haji Indonesia (BP Haji RI) memperingatkan potensi ancaman cuaca ekstrem yang akan dihadapi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2025. 

Suhu udara di Arab Saudi diperkirakan mencapai hingga 49 derajat Celsius, yang dapat membahayakan terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia).

Kepala BP Haji RI, Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengungkapkan kekhawatiran ini dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Senin (28/4/2025). 

“Kita khawatirkan adalah jemaah haji kita yang lansia, yang mungkin agak kurang waspada atau teledor membawa Nusuknya.

Harus kita carikan pemecahannya. Kemudian kemarin juga diingatkan hawa panas bisa mencapai 49 derajat,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi dampak suhu ekstrem, BP Haji RI telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi. Gus Irfan menyebut beberapa langkah konkret yang sudah direncanakan, termasuk:

Kesiapan Fasilitas Kesehatan: Penyediaan layanan medis untuk menangani kasus yang berkaitan dengan dehidrasi dan serangan panas.

Penyediaan Air Minum yang Memadai: Jemaah akan dilengkapi dengan pasokan air minum selama kegiatan.

Ruang Pendingin (Cooling Area): Penyediaan tempat teduh dan berpendingin di lokasi-lokasi strategis.

Edukasi dan Kampanye: Sosialisasi kepada jemaah untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari dan mengenakan pelindung kepala, seperti topi atau payung, saat berada di luar ruangan.

“Kita dorong agar jemaah lebih banyak berada di tempat teduh, cukup mengonsumsi air, serta mengenakan pelindung kepala seperti payung atau topi saat beraktivitas di luar ruangan,” tambahnya.

Baca Juga: Heboh! Bukti Baru Pacaran G-Dragon & Jooyeon After School Muncul, Netizen Terbelah

Selain ancaman cuaca panas, BP Haji RI juga menghadapi kendala lain, seperti kesiapan penyediaan makanan oleh tiga syarikah (penyedia jasa) yang belum optimal. 

Masalah ini sedang diupayakan solusinya agar jemaah tetap mendapatkan makanan sesuai jadwal.

Di sisi lain, aplikasi Nusuk yang diwajibkan untuk registrasi aktivitas ibadah juga menjadi tantangan, terutama bagi jemaah yang kurang memahami teknologi. 

Gus Irfan menegaskan bahwa pihaknya sedang mencari solusi agar penggunaan aplikasi tersebut tidak menyulitkan.

“Ini sedang kita carikan solusinya agar tidak menyulitkan mereka,” tutupnya.

Dengan potensi ancaman cuaca ekstrem dan berbagai tantangan lain, BP Haji RI mengimbau jemaah haji, terutama lansia, untuk selalu mengikuti arahan petugas dan menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. (okta)

Editor : Riana M.
#suhu panas #cuaca panas #suhu udara #arab saudi #musim haji 2025