Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Mbok Yem Meninggal, Mari Mengheningkan Cipta Sejenak Mengantar Kepergiannya Selama-lamanya

Deni Kurniawan • Kamis, 24 April 2025 | 00:27 WIB
Mbok Yem meninggal dunia.
Mbok Yem meninggal dunia.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Lawu – Pantas saja puncak Gunung Lawu hari ini, Selasa 23 April, 2025 tertutup mendung. Tampaknya, gunung ini turut berduka karena Mbok Yem meninggal dunia.

Informasi dari perangkat Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Mbok Yem meninggal setelah didiagnosa pneumonia akut. Sempat dirawat di RSU Siti Aisyiyah, Ponorogo, pemilik warung di puncak Gunung Lawu ini tutup usia.

Nama Mbok Yem atau yang bernama asli Wakiyem, sangat akrab di telinga para pendaki Gunung Lawu. Sejak 1980-an, dia setia menjaga warung sederhana miliknya di kawasan Hargo Dumilah, hanya sekitar 115 meter dari puncak Gunung Lawu yang berada di ketinggian 3.265 meter di atas permukaan laut.

Mbok Yem bukan cuma pemilik warung. Dia adalah sosok yang menyemangati para pendaki, menyambut mereka dengan senyum hangat.

Para pendaki tentu merasakan semangatnya yang tak pernah padam, meski cuaca di puncak sering ekstrem.

Dia juga dikenal sering membantu pendaki yang kelelahan, tersesat, bahkan sakit. Sosoknya sudah seperti ‘ibu’ di tengah dinginnya udara kawasan puncak Gunung Lawu.

Sebagian besar pendaki sepakat bahwa belum lengkap rasanya kalau belum mampir ke warung Mbok Yem saat muncak ke Lawu.

Kepergian Mbok Yem meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi para pendaki dari berbagai penjuru Tanah Air.

Warungnya mungkin akan tetap berdiri, tapi sosok hangat Mbok Yem adalah nyawa dari tempat itu.

Sejak kabar kepergiannya tersebar, media sosial dipenuhi unggahan kenangan dan foto-foto bersama Mbok Yem.

Banyak komunitas pendaki dan pecinta alam mengenangnya sebagai sosok penuh keteguhan dan cinta alam.

Selamat jalan Mbok Yem. Para pendaki tentu sudi mengheningkan cipta sejenak sebagai pengantar kepergiannya untuk selamanya-lamanya. (den)

Editor : Deni Kurniawan
#gunung lawu #pendaki #mbok yem meninggal