Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Serius Ini Nyata! Dua Penemuan Harta Karun di Tanah Jawa

Deni Kurniawan • Senin, 14 April 2025 | 05:31 WIB
Ilustrasi penemuan harta karun di tanah Jawa.
Ilustrasi penemuan harta karun di tanah Jawa.

JAWA POS RADAR LAWU – Sejumlah kisah penemuan harta karun acap dianggap mitos. Namun demikian, kenyataan berbicara lain.

Ada beberapa kejadian nyata penemuan harta karun di Tanah Jawa. Seperti di Cirebon dan Klaten.

Harta karun di dua daerah itu ditemukan bukan oleh arkeolog atau ilmuwan semacamnya. Untuk mengetahui cerita nyata ini, silakan simak artikel ini.

Yang pertama, peristiwa luar biasa terjadi di Cirebon pada 8 November 1989.

Bukan oleh arkeolog atau pemburu emas harta karun ditemukan, melainkan oleh tukang gali kubur yang tengah menjalankan tugas rutin.

Adalah Abas dan sembilan rekannya yang pagi itu bersiap menggali liang lahat untuk jenazah di daerah Gerbang Ilir, Cirebon.

Memakai cangkul dan sekop di tangan, mereka mulai menggali tanah merah yang masih basah oleh embun.

Ternyata, penggalian itu justru menguak sejarah yang terkubur ratusan tahun.
Baru menggali sedalam setengah meter, suara cangkul Abas berubah.

Bukan suara tanah atau batu yang kena cangkul, tapi berupa dentingan nyaring antara logam dengan logam.

Usut punya usut, ternyata cangkul mengenai benda logam bulat.

Rasa penasaran membuat Abas dan rekan-rekannya menggali lebih dalam.

Akhirnya, mereka menemukan 27 logam bulat seberat 0,5-1 kg, dan dua logam panjang.

Kejutan terbesar muncul setelah itu. Dua mahkota emas murni muncul dari dalam tanah.

Masing-masing seberat 1,2 kg dengan kadar 24 karat.

Totalnya, 2,4 kg emas murni. Jika dikonversi ke harga emas saat ini (sekitar Rp1,8 juta per gram). Artinya, nilainya mencapai Rp4,3 miliar.

Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Tidak diketahui apakah para penggali mendapat kompensasi dari temuan tersebut.

Yang jelas, setelah penemuan itu, pemerintah menutup kompleks pemakaman karena diduga masih ada harta karun lain yang terkubur di bawahnya.

Penemuan mahkota emas di Cirebon menambah daftar panjang bukti nyata adanya harta karun di tanah Jawa.

Setahun kemudian, di Wonoboyo, Klaten, tercatat sejarah serupa.

Pada Oktober 1990, seorang petani bernama Cipto Suwarno menemukan harta karun emas seberat 16 kg saat menggali lahan.

Isi temuan tersebut luar biasa: mulai bokor, gayung, mangkuk, guci, tas tangan, hingga koin emas.

Temuan ini dianggap berasal dari abad ke-9 hingga ke-10.

Para arkeolog meyakini, emas-emas itu disembunyikan dari ancaman peperangan atau perubahan kekuasaan.

Sama seperti kisah di Cirebon, tak satu pun dari temuan emas itu memiliki catatan sejarah tertulis. Hanya ukiran dan bentuk benda yang menjadi jejak masa lalu.

Penemuan harta karun di Cirebon dan Wonoboyo, Klaten, ini menjadi bukti bahwa tanah Jawa benar-benar menyimpan harta karun.

Entah tertimbun akibat konflik, persembunyian bangsawan, atau peninggalan peradaban lama.

Yang jelas, sejarah tak selalu berada di museum. Kadang juga muncul dari kedalaman tanah yang tak terduga. (den)

Editor : Deni Kurniawan
#penemuan #harta karun #jawa #Nyata