KEDIRI, Jawa Pos Radar Lawu – Insiden kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Senin (10/3/2025).
Kereta Api (KA) Kertanegara relasi Malang-Purwokerto tertemper truk angkutan pupuk, menyebabkan keterlambatan perjalanan hingga 46 menit dan kerusakan parah pada lokomotif.
Kejadian ini bertepatan dengan ulang tahun ke-4 KA Kertanegara, yang pertama kali diluncurkan pada 10 Maret 2021 sebagai perpanjangan rute dari KA Malioboro Ekspres (Malang-Yogyakarta PP).
Insiden ini menjadi catatan kelam bagi perjalanan KA yang melayani penumpang lintas Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.
Riwayat KA Kertanegara, dari Malioboro Ekspres hingga Perubahan Rangkaian
KA Kertanegara mulai beroperasi setelah penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2021.
Awalnya, kereta ini menggunakan rangkaian stainless steel generasi pertama buatan PT INKA.
Kemudian, pada 2022, rangkaian diganti dengan kereta eksekutif dan ekonomi new image, yang lebih modern dan nyaman.
Saat ini, rangkaian KA Kertanegara terdiri dari:
4 kereta kelas eksekutif
4 kereta kelas ekonomi
1 kereta makan
1 kereta pembangkit
KA ini menjadi andalan bagi penumpang yang ingin bepergian dari Malang menuju Purwokerto dan sebaliknya, dengan fasilitas yang terus ditingkatkan oleh PT KAI.
Kronologi Kecelakaan: Lokomotif Rusak Parah
Insiden terjadi di kilometer 175+4 petak jalan Ngadiluwih-Kras, sekitar pukul 10.55 WIB.
Lokomotif yang digunakan, jenis CC 203, mengalami kerusakan parah pada bagian kabin masinis akibat benturan keras dengan truk.
Dari foto yang beredar di media sosial, terlihat bagian depan lokomotif ringsek usai tertemper truk angkutan pupuk.
Akibat kecelakaan ini, perjalanan KA Kertanegara terhenti sementara hingga dilakukan pemeriksaan dan penggantian lokomotif.
Saat ini, petugas di lokasi masih melakukan evakuasi dan pemeriksaan jalur rel untuk memastikan keselamatan perjalanan selanjutnya.
PT KAI Minta Maaf dan Upayakan Normalisasi Perjalanan
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang terdampak insiden ini.
Pihak KAI sedang berusaha menormalisasi jadwal perjalanan sesegera mungkin agar layanan kembali berjalan lancar.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. KAI kembali mengimbau pengendara untuk lebih disiplin dan berhati-hati saat melintasi jalur kereta api, terutama ketika sinyal sudah berbunyi atau palang pintu mulai ditutup. (kid)
Editor : Nur Wachid