Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Indra Sjafri Resmi Dipecat sebagai Pelatih Timnas U-20 Indonesia Usai Gagal di Piala Asia 2025

Oktaviani Sindy • Senin, 24 Februari 2025 | 02:45 WIB
Indra Sjafri resmi mundur dari kursi pelatih Timnas U-20 Indonesia usai gagal memenuhi target di Piala Asia U-20 2025.
Indra Sjafri resmi mundur dari kursi pelatih Timnas U-20 Indonesia usai gagal memenuhi target di Piala Asia U-20 2025.

Jawa Pos Radar Lawu - Berakhir sudah perjalanan Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-20 Indonesia.

Pada Minggu (23/2/2025) sore, PSSI secara resmi mengumumkan bahwa Indra Sjafri dilepas dari jabatannya setelah gagal memenuhi target di Piala Asia U-20 2025 yang berlangsung di China awal Februari lalu.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh.

 "Setelah kami di PSSI, baik saya, wakil ketua umum, dan para Exco mengadakan evaluasi, kami berkeputusan untuk melepas coach Indra Sjafri sebagai pelatih kepala Timnas U-20," ujar Erick Thohir melalui keterangan resmi PSSI.

Timnas Indonesia kini berada di Grup C bersama Uzbekistan, Iran, dan Yaman. Dalam tiga pertandingan fase grup, Garuda Nusantara hanya mampu meraih satu poin dari hasil imbang tanpa gol melawan Yaman.

Sebelumnya, Indonesia tumbang 0-3 dari Iran dan 1-3 dari Uzbekistan, dengan hasil ini, Timnas U-20 finis di peringkat ketiga grup, unggul sedikit dari Yaman dalam selisih gol (5:7).

Hasil ini jauh dari target yang dibebankan kepada Indra Sjafri, yakni membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-20 2025. Indra mengakui kegagalannya dalam mencapai target tersebut.

 "Dari tiga target yang diberikan, saya tidak bisa mengantarkan tim ini untuk lolos ke Piala Dunia. Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf," ungkap Indra usai pertandingan terakhir melawan Yaman.

Pencapaian Indra Sjafri di Timnas U-20

Meski berujung kekecewaan, Indra Sjafri tetap dikenang atas kontribusinya dalam mengharumkan nama Indonesia.

Di bawah kepemimpinannya, Timnas U-20 berhasil menjuarai Piala AFF U-19 2024 di Surabaya dan lolos ke Piala Asia U-20 2025.

"Saya pribadi dan PSSI sangat berterima kasih atas jasa dan kerja keras yang telah ditunjukkan coach Indra selama menangani Garuda Muda," ujar Erick Thohir.

"Coach Indra masih dan akan tetap menjadi bagian dari sepak bola Indonesia," tambahnya.

Selanjutnya, PSSI kini tengah mencari sosok pengganti yang mampu melanjutkan program pembinaan pemain muda yang telah dirintis dalam dua tahun terakhir. Harapannya, regenerasi pemain dapat terus berjalan sehingga bibit-bibit muda saat ini bisa naik ke level senior di masa depan.

"Keputusan untuk melepas coach Indra Sjafri dilakukan secara profesional. Artinya, coach Indra juga memahami dan menerima keputusan tersebut," ujar Erick Thohir.

Di sisi lain, Indra Sjafri pun menunjukkan sikap kesatria dengan menerima keputusan ini.

"Saya mewakili tim dan pribadi sebagai pelatih yang dipercaya, minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia karena tidak bisa memenuhi keinginan untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025," tuturnya.

Bahkan, ia pun berharap Timnas U-20 bisa terus berkembang meski tanpa dirinya.

"Apapun risiko dari kegagalan ini, saya secara kesatria bertanggung jawab," tutup Indra.

Ke depan, perhatian publik akan tertuju pada siapa yang akan menggantikan Indra Sjafri untuk memimpin Evandra cs. (okta)

Editor : Riana M.
#Piala Asia 2025 #dipecat #pelatih timnas #pssi #U-20 #indra sjafri #kekecewaan