JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Kontroversi Pilkada Halmahera Utara memanas setelah pasangan calon nomor urut 3, Matheus Strefi Fasimanjeku dan Abdul Aziz Hakim, mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dugaan skandal video skandal yang melibatkan pemenang Pilkada, Piet Hein Babua.
Gugatan ini tercatat dalam perkara Nomor 122/PHPU.BUP-XXIII/2025. Kuasa hukum Matheus-Abdul, Abdullah Adam, mengungkapkan dalam sidang pendahuluan di MK, Jumat (10/1/2024).
Dalam gugatan tersebut menyebut bahwa Piet Hein Babua, calon bupati nomor urut 4, diduga terlibat dalam tindakan skandal melalui video call sebelum mencalonkan diri sebagai bupati.
Dugaan Video Skandal Diduga Piet Hein Babua yang Menggemparkan
Abdullah Adam menyebutkan bahwa video yang diduga melibatkan Piet Hein Babua telah tersebar luas di masyarakat Halmahera Utara.
Video tersebut menunjukkan dugaan tindakan tidak senonoh yang dianggap mencederai nilai-nilai agama, adat, dan budaya masyarakat setempat.
“Dugaan tindakan ini bertentangan dengan prinsip-prinsip moral yang sangat dihormati oleh masyarakat Halmahera Utara,” kata Abdullah dilansir Radar Lawu dari Antara.
Masyarakat Halmahera Utara bahkan telah melaporkan kasus ini ke kepolisian dan Bawaslu. Namun, menurut Abdullah, laporan tersebut tidak ditindaklanjuti.
Tuntutan Matheus-Abdul: Diskualifikasi dan Pemilu Ulang
Berdasarkan bukti dan keresahan publik, Matheus-Abdul meminta MK membatalkan keputusan KPU Halmahera Utara yang menetapkan Piet Hein Babua dan Kasman Hi Ahmad sebagai pemenang.
Baca Juga: Reaksi Menohok Nikita Mirzani Usai Lolly Kabur dari Rumah Aman, Tuduh Razman Arif Jadi Biang Kerok
Baca Juga: Agus Buntung Berada di Sel Bersama 14 Narapidana,Tak Ada Perlakuan Khusus
Mereka juga mengusulkan pemungutan suara ulang tanpa mengikutsertakan pasangan nomor urut 4.
Hakim Konstitusi Arief Hidayat menyoroti belum adanya bukti fisik yang diterima MK terkait tuduhan ini. “Bukti akan disahkan pada sidang berikutnya jika sudah lengkap,” tegas Arief.
Hasil Pilkada Halmahera Utara 2024
Pilkada Halmahera Utara diikuti empat pasangan calon, dengan hasil:
Piet Hein Babua-Kasman Hi Ahmad: 37.775 suara
Muchlis Tapi Tapi-Toni Laos: 24.802 suara
Steward L. L. Soenpiet-Maskur Abdullah Tomagola: 22.684 suara
Matheus Strefi Fasimanjeku-Abdul Aziz Hakim: 19.188 suara
Seluruh pasangan yang kalah mengajukan gugatan ke MK. Tidak terkecuali mengungkap adanya video skandal diduga Piet Hein Babua yang meraup suara terbanyak dalam Pilkada Halmahera Utara. (kid)
Editor : Nur Wachid