Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pesan Terakhir Penumpang Jeju Air Bikin Nyesek Sebelum Kecelakaan Tragis: Gara–gara Burung Tersangkut di Sayap

Oktaviani Sindy • Selasa, 31 Desember 2024 | 22:08 WIB
Pesan terakhir penumpang Jeju Air sebelum kecelakaan tragis mengungkapkan ketegangan akibat burung tersangkut di sayap pesawat yang menyebabkan tergelincir dan kebakaran.
Pesan terakhir penumpang Jeju Air sebelum kecelakaan tragis mengungkapkan ketegangan akibat burung tersangkut di sayap pesawat yang menyebabkan tergelincir dan kebakaran.

Jawa Pos Radar Lawu - Pesan nyesek terakhir dari salah satu penumpang pesawat Jeju Air yang terlibat dalam kecelakaan tragis terungkap, mengungkapkan ketegangan sebelum pesawat tergelincir dan terbakar di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, pada Minggu (29/12/2024).

Sebelum kecelakaan terjadi, salah satu penumpang mengirimkan pesan melalui aplikasi KakaoTalk kepada temannya.

Dalam pesannya, ia menjelaskan bahwa pesawat menghadapi masalah serius akibat burung yang tersangkut di sayap pesawat.

Penumpang tersebut menulis, “Burung itu tersangkut di sayap. Kita tidak bisa mendarat,” menambah kecemasan yang sudah melanda di dalam pesawat.

Beberapa menit kemudian, penumpang tersebut bahkan sempat bertanya, "Haruskah saya menulis kata-kata terakhir saya?" mengindikasikan ketegangan yang memuncak di dalam kabin.

“Karena mama ga angkat, aku kirim chat mama aku mencintaimu,” isi pesan terakhir seorang penumpang pada ibundanya.

Pesawat Boeing 737-800 dengan nomor penerbangan 7C2216 itu lepas landas dari Bangkok dan awalnya tampak normal.

Namun, pada pukul 08.57 pagi, pengawas lalu lintas udara di Bandara Internasional Muan mulai mendeteksi sesuatu yang aneh.

Menyadari adanya ancaman, pengawas segera mengirimkan peringatan mengenai tabrakan burung kepada kokpit.

Tak lama setelah itu, pilot mengumumkan "mayday, mayday, mayday", menandakan keadaan darurat.

Saksi mata yang sedang memancing di pantai terdekat melaporkan bahwa pesawat tersebut tertabrak sekawanan burung di sisi kanan mesin, disertai suara ledakan keras dan percikan api yang muncul.

Kemudian, pesawat tersebut sontak tergelincir dari landasan pacu pada pukul 09.03 pagi karena roda pendaratan yang tidak berfungsi, dan menabrak penghalang beton serta struktur navigasi.

Akibat tabrakan tersebut, pesawat mengalami ledakan besar yang mengakibatkan kebakaran hebat di lokasi kejadian.

Peristiwa tragis tersebut kini meninggalkan pertanyaan besar mengenai keselamatan penerbangan dan langkah-langkah mitigasi yang perlu ditingkatkan, terutama dalam mengantisipasi kecelakaan yang melibatkan faktor alam yang tak terhindarkan. (okta) 

Editor : Riana M.
#penumpang #Bercerita #pesawat jatuh #Pesawat Jeju Air #aplikasi #kakaotalk #korea selatan #kesaksian