Jawa Pos Radar Lawu – Ukraina menerima total bantuan internasional senilai 41,7 miliar dolar sepanjang 2024, menurut konfirmasi Kementerian Keuangan negara tersebut.
Bantuan ini menjadi krusial di tengah tekanan pengeluaran pertahanan akibat perang yang berkepanjangan.
Menteri Keuangan Ukraina, Serhii Marchenko, dalam siaran televisi pada Senin (30/12/2024), menyatakan bahwa bantuan tersebut memungkinkan pemerintah untuk terus membiayai berbagai kebutuhan sosial.
“Tahun ini, kami telah mengamankan bantuan sebesar 41,7 miliar dolar dari mitra kami, yang memungkinkan kami untuk sepenuhnya mendanai pensiun, gaji di sektor pendidikan dan perawatan kesehatan, serta seluruh sistem kemanusiaan-sosial,” ujar Marchenko.
Setelah serangan besar-besaran Rusia di Ukraina saat Natal, Presiden Amerika Serikat Joe Biden memerintahkan Pentagon untuk meningkatkan pengiriman senjata ke Ukraina.
Langkah ini disusul oleh laporan Associated Press (AP) pada Jumat (27/12/2024), yang menyebutkan rencana AS mengirimkan bantuan militer senilai 1,25 miliar dolar ke Ukraina.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengumumkan adanya tambahan bantuan kemanusiaan senilai 485 juta dolar dari Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).
“Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengkompensasi pengeluaran sosial dan kemanusiaan dalam anggaran negara,” ungkapnya, seperti dikutip dari Kyiv Independent.
Bantuan internasional yang terus mengalir menunjukkan kuatnya dukungan global untuk Ukraina di tengah perang yang masih berlangsung.
Namun, ancaman dari Rusia, baik melalui serangan militer langsung maupun dugaan sabotase, menjadi tantangan besar yang memerlukan perhatian dunia. (okta)