Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Biaya Haji 2025 Dipastikan Bakal Turun, Nominalnya Masih dalam Pembahasan

Oktaviani Sindy • Sabtu, 28 Desember 2024 | 23:24 WIB
Pemerintah pastikan biaya haji 2025 turun, namun besaran pastinya masih menunggu kesepakatan Panja DPR.
Pemerintah pastikan biaya haji 2025 turun, namun besaran pastinya masih menunggu kesepakatan Panja DPR.

Jawa Pos Radar Lawu – Pemerintah mengonfirmasi bahwa biaya haji 2025 akan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun besaran pastinya belum dapat dipastikan.

Wakil Menteri Agama, Romo Muhammad Syafi’i, menyampaikan bahwa keputusan final terkait biaya haji 2025 masih menunggu kesepakatan panitia kerja (Panja) Komisi VIII DPR yang akan dilaksanakan pada 30 Desember mendatang.

"Biaya haji tahun ini hampir dipastikan turun. Namun, untuk besaran pastinya, itu tidak bisa disebutkan sekarang karena masih harus ada kesepakatan di Panja," ungkap Romo pada awak media di Istana, Jakarta, Jum’at (27/12/2024).

Pembahasan lebih lanjut mengenai Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025 akan diputuskan dalam pertemuan panitia kerja yang melibatkan pihak terkait.

Bahkan, Romo juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menginginkan agar pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 lebih berkualitas, meskipun dengan biaya yang lebih terjangkau.

Menurutnya, Prabowo menilai bahwa banyak biaya yang dapat ditekan tanpa mengurangi kualitas pelayanan bagi jemaah.

“Beliau melihat banyak cost yang bisa dirasionalisasikan, sehingga kualitasnya makin baik, tapi harganya makin murah,” ujar Romo.

Di sisi lain, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa meskipun biaya haji 2025 akan lebih murah, kualitas pelayanan haji tetap terjaga.

"Kami berdiskusi untuk mencari cara agar jemaah haji bisa lebih nyaman, tenang, dan yang terpenting lebih murah, tanpa mengurangi kualitas," pungkas Nasaruddin.

Selain itu, Nazaruddin menambahkan bahwa efisiensi menjadi prioritas dalam perencanaan biaya haji 2025.

Namun, penghematan tersebut tidak boleh mengorbankan keselamatan dan kenyamanan jemaah, seperti pemilihan pesawat yang tidak boleh hanya mempertimbangkan harga murah tetapi juga kualitas dan keamanan.

Baca Juga: Aksi Demo Tolak Kenaikan PPN 12 Persen Berakhir Ricuh, Anggota Polisi Alami Luka di Kepala

"Kita harus menghindari pencarian pesawat murah yang justru berisiko terhadap keselamatan," jelasnya.

Di sisi lain, Kementerian Agama dan Badan Penyelenggara Haji (BPH) juga akan mempertimbangkan opsi untuk mengurangi durasi waktu pelaksanaan haji, yang diharapkan dapat menghemat anggaran.

Namun, langkah ini perlu koordinasi dengan otoritas Saudi Arabia, karena beberapa keputusan bergantung pada regulasi negara tersebut.

Sebelumnya, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperkirakan bahwa biaya haji 2025 bisa naik sekitar 5%, yang dipengaruhi oleh faktor inflasi, fluktuasi nilai tukar rupiah, dan biaya bahan bakar pesawat (avtur).

Menurut Anggota BPKH, Amir Yusuf, perkiraan awal menunjukkan bahwa BPIH 2025 dapat mencapai Rp 95 juta hingga Rp 96 juta per jemaah.

Naik sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta dibandingkan tahun sebelumnya, yang berada di angka Rp 93,41 juta per jemaah.

BPIH terdiri dari dua komponen utama, yakni Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar oleh jemaah, dan nilai manfaat dari BPKH.

Dimana, tahun lalu, jemaah menanggung biaya Bipih sebesar Rp 56,04 juta, sementara nilai manfaat yang ditanggung BPKH mencapai Rp 37,36 juta.

Meski masih ada perbedaan angka yang diperkirakan antara pemerintah dan BPKH, yang pasti biaya haji 2025 akan lebih efisien, memberikan kenyamanan, dan tetap menjaga kualitas. (okta)

Editor : Riana M.
#panitia kerja #Biaya Haji 2025 Lebih Murah #nasaruddin umar #kualitas #menteri agama