Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Gegara Tambang, Motif Kasus Polisi Tembak Polisi Polres Solok Selatan, Ini Fakta Terbaru dan Penjelasan Kapolda Sumbar

Nur Wachid • Jumat, 22 November 2024 | 22:51 WIB
Kasus polisi tembak polisi Polres Solok Selatan.
Kasus polisi tembak polisi Polres Solok Selatan.

SOLOK SELATAN, Jawa Pos Radar Lawu – Kasus polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat, Jumat (22/11/2024) dini hari, kini terungkap lebih jelas.

Kapolda Sumatera Barat, Irjen Suharyono, akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden yang menewaskan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Solok Selatan, AKP Ryanto Ulil Anshar.

Motif Penembakan: Konflik Terkait Tambang Galian C

Kapolda Suharyono menyebutkan, penembakan dilakukan oleh Kabag Ops Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar.

Insiden ini terjadi karena pelaku tidak setuju dengan penegakan hukum yang dilakukan korban terhadap tambang galian C ilegal di wilayah tersebut.

"Peristiwa ini dipicu ketidakterimaan pelaku atas tindakan hukum yang dilakukan oleh korban terhadap tambang-tambang ilegal," ujar Suharyono dalam konferensi pers di Padang, Jumat (22/11/2024) dilansir Radar Lawu dari Kaltim Post. 

Kronologi Kejadian Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan 

Penembakan terjadi di area parkir Mapolres Solok Selatan sekitar pukul 00.43 WIB. Berdasarkan keterangan, AKP Dadang mendekati korban yang sedang berada di parkiran setelah menerima telepon dari pelaku terkait penangkapan pelaku tambang ilegal.

Dari jarak dekat, AKP Dadang diduga melepaskan dua tembakan ke arah kepala korban, yang mengakibatkan luka serius.

Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Barat di Padang, namun nyawanya tidak tertolong.

Pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polda Sumatera Barat beberapa jam setelah kejadian.

Pernyataan Kapolda Soal Insiden Polisi Tembak Polisi 

Kapolda Suharyono menyesalkan insiden ini dan menyebutnya sebagai perbuatan tercela yang mencoreng institusi.

Baca Juga: Korban Kasus Polisi Tembak Polisi Anak Yatim dan Bujang, Ini Profil Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar

"Tadi malam ada peristiwa yang sangat tidak terduga. Salah satu perwira kami melakukan tindakan yang sangat tidak terpuji. Ini menjadi berita duka mendalam bagi institusi," jelas Suharyono.

Polda Sumbar kini mendalami kasus ini secara intensif untuk memastikan motif pelaku dan proses hukum yang adil.

Kasus ini memicu duka mendalam di tubuh kepolisian Sumbar. Kapolda memastikan bahwa proses hukum terhadap pelaku akan dilakukan secara transparan dan tegas.

"Kami sedang mendalami semua fakta terkait kasus ini, termasuk latar belakang konflik yang memicu insiden," tambah Suharyono.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kasus polisi tembak polisi di Polres Solok Selatan kepada pihak berwenang. (kid)

Editor : Nur Wachid
#penyebab #Motif #kasus #sumbar #polisi #tembak #update #solok selatan #polres #AKP Dadang Iskandar #fakta #Baru #kasat reskrim #AKP Ryanto Ulil Anshar #Gegara #tambang #Kabag Ops