Jawa Pos Radar Lawu – Andika Perkasa, mantan panglima TNI, telah resmi diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon gubernur. Pada tanggal 27 Agustus 2024, ia dan pasangannya, Hendrar Prihadi, mendaftarkan pencalonannya ke KPUD Jawa Tengah.
Andika Perkasa, juga dikenal sebagai Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, memiliki gelar S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., dan Ph.D. Dia adalah purnawirawan TNI yang pernah menjabat sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia dari tahun 2021 hingga 2022.
Adhika Perkasa lahir pada tanggal 21 Desember 1964 di Bandung. Setelah lulus dari Akademi Militer pada tahun 1987, ia memulai karir militernya.
Ia kemudian ditugaskan di Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Mabes TNI-AD sebelum kembali ke Kopassus sebagai Komandan Batalyon 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha.
Andika menjabat sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) pada November 2013 dan memperoleh pangkat Brigadir Jenderal hingga Oktober 2014.
Setelah itu, ia dipromosikan menjadi Komandan Paspampres, yang juga diikuti dengan kenaikan pangkatnya menjadi Mayor Jenderal.
Baca Juga: Emang Boleh Camping di Pantai Pasur? Boleh Dong, Perhatikan Hal Ini
Pada Mei 2016, ia ditunjuk sebagai Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, posisi yang sangat penting bagi TNI.
Pada 2018, Andika dipromosikan menjadi Letnan Jenderal sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AD (Dankodiklatad) setelah kurang lebih dua tahun bekerja di Tanjungpura.
Selang enam bulan kemudian, ia diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), posisi yang sangat penting bagi TNI AD.
Baca Juga: Cerita Lengkap Felicia Amelinda Detik-Detik Mobil TV One Tiba-Tiba Ditabrak Truk dari Belakang di Tol Pemalang, Tiga Kru Meninggal Dunia
Setelah empat bulan, Presiden Jokowi kemudian melantiknya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), dengan pangkat jenderal bintang empat, pada November 2018.
Karya Andika Perkasa sangat luar biasa selama masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Pada 17 November 2021, setelah menjadi calon tunggal, ia dilantik sebagai Panglima TNI. Andika pensiun dari militer pada Desember 2022 dan mulai berpolitik dengan bergabung sebagai kader PDIP pada pemilihan presiden 2024.
Andika menjabat sebagai wakil ketua TPN Ganjar-Mahfud MD. Andika sekarang resmi maju sebagai gubernur Jawa Tengan dengan PDIP sebagai partai pengusungnya. (*)
Editor : Riana M.