Jawa Pos Radar Lawu - Beredar versi terbaru video 5 menit guru dan siswa di Gorontalo yang viral. Netizen kini memburu link video viral Gorontalo guru dan siswa full berdurasi 7 menit di sosial media.
Hal itu seperti trending pencarian di platform Twitter X maupun di media sosial lainnya.
Versi 7 menit menampilkan video utuh tanpa dipotong seperti sebelumnya.
Dalam video tersebut terungkap perekam yang merupakan sahabat siswa dalam video viral itu.
Perekam berseragam pramuka itu terekam saat meletakkan kamera di tempat sembunyi seperti terlihat dalam link terbaru video 7 menit guru dan siswa Gorontalo yang belakangan diburu netizen.
Ia kemudian jalan menuju pintu, lalu menatap ke arah kamera sebelum keluar dari kamar kos.
Tidak lama berselang kemudian, oknum guru mengenakan jaket kulit bersama siswi mengenakan pakaian batik masuk ke kamar kos lalu menutup pintu tersebut.
Ternyata siswi berpakaian pramuka seperti terekam dalam video full 7 menit itu berasal dari sekolah berbeda itu sengaja merekam untuk dijadikan bukti kepada istri oknum guru.
Dia merasa risih setelah kamar kosnya digunakan tidak hanya sekali dua kali oleh oknum guru dan korban.
Ia telah berkali-kali mengadukan hal itu kepada istri oknum guru, namun tidak dipercaya.
Kini, oknum guru telah ditetapkan tersangka, sementara siswi dalam video tersebut dikeluarkan dari sekolah.
Selain video full 7 menit oknum guru dan siswa Gorontalo tersebut, netizen juga mengaitkan nama Pasya Pratiwi Toiti dan Ketua Osis MAN 1 Gorontalo.
Direktur GTK Madrasah Kemenag RI Thobib Al Asyhar menegaskan bahwa guru bakal diganjar sanksi berat.
''Sanksi berat bagi guru, ini menegakkan disiplin dan efek jera,'' tegas Thobib.
Sementara nasib siswi, Kemenag RI meginstruksikan kepala madrasah serta Kemenag Gorontalo agar memberikan pendampingan psikologis serta sosial.
''Kami minta kepala madrasah mengambil langkah untuk melindungi siswi,'' ujarnya. (kid)
Editor : Nur Wachid