JAKARTA, Jawa Pos Radar Lawu – Pertamina Patra Niaga terus memperluas sosialisasi mengenai penggunaan QR Code untuk pembelian Pertalite.
Hingga 2 September 2024, tercatat sudah 4,1 juta kendaraan roda empat yang terverifikasi dan bertransaksi menggunakan QR Code di SPBU seluruh Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari, menyatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari program "Subsidi Tepat" yang diinisiasi oleh pemerintah.
"Dengan QR Code, Pertamina memastikan bahwa subsidi BBM disalurkan secara tepat sasaran, mendukung kebijakan pengaturan pengguna BBM subsidi ke depannya," kata Heppy dalam siaran pers, Selasa (2/9/2024).
Pendaftaran QR Code Masih Dibuka
Pendaftaran QR Code untuk kendaraan roda empat ini dilakukan secara bertahap.
Fokus awal di wilayah Jawa, Madura, Bali (JAMALI), serta beberapa wilayah lainnya seperti Kepulauan Riau, NTT, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, dan Kabupaten Timika.
"Tahap pertama ditargetkan selesai pada akhir September 2024, dengan tahap kedua yang direncanakan berlangsung pada Oktober-November 2024," ujar Heppy.
Dokumen yang Diperlukan dan Proses Pendaftaran
Untuk mendaftar, pemilik kendaraan perlu menyiapkan sejumlah dokumen.
Termasuk foto KTP, foto diri, foto STNK (depan dan belakang), foto keseluruhan kendaraan, foto nomor polisi kendaraan dari depan, serta foto KIR untuk kendaraan yang membutuhkannya.
Semua dokumen harus diunggah dalam format foto jpg dengan resolusi tinggi untuk memastikan proses verifikasi berjalan lancar.
Heppy mengimbau masyarakat yang belum mendaftarkan kendaraannya agar segera melakukannya untuk memastikan akses subsidi BBM yang tepat sasaran.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi Pertamina di bawah ini
Pendaftaran QR Code MyPertamina
Atau dengan menghubungi Pertamina Call Center 135 untuk informasi lebih lanjut. (kid)
Editor : Nur Wachid