JAWA POS RADAR LAWU - Ini cerita yang disampaikan Gus Baha tentang sejarah kurban.
Dahulu, ibadah sunah bagi umat muslim saat Idul Adha itu sempat dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu di Makkah sebagai tradisi makan-makan.
Karena syariat Nabi Ibrahim itu melenceng, Nabi Muhammad SAW membenahi tradisi tanpa menghilangkan kegiatan makan-makan. Kemusyrikan dihilangkan.
Begini cerita tentang sejarah kurban yang disampaikan Gus Baha.
Ahli fiqih bernama lengkap Ahmad Bahauddin Nursalim itu menyampaikan bahwa dahulu, tokoh-tokoh penunggu Kakbah sempat dalam kondisi tidak tauhid.
Ketidak-tauhid-an itu terkait syariat kurban Nabi Ibrahim.
Yang mana, orang-orang di Makkah merupakan keturanan nabi dengan mukjizat tak mempan dibakar api itu.
Gus Baha menuturkan, tokoh-tokoh penunggu Kakbah punya tradisi makan-makan saat berkumpul.
Para perempuan diminta memasak.
Tradisi makan-makan digelar tak sembarangan.
Tokoh-tokoh penunggu Kakbah mematok spesifikasi ternak calon dimasak dan disantap saat makan-makan.
Seperti, belum pernah kawin atau dikawinkan, tidak dikendarai, dan syarat-syarat yang lain.
Gus Baha mengatakan, tokoh-tokoh itu menjual Kakbah.
Padahal, Kakbah tidak makan.
Tokoh-tokoh itu cari untung, memikirkan perut sendiri.
Dalih yang dipakai mereka adalah, yang boleh makan ternak spesial adalah orang-orang spesial.
Parahnya lagi, mereka sudah kelewat melenceng dari syariat Nabi Ibrahim.
Gus Baha menyebut bahwa tradisi makan-makan itu dibarengi dengan sesaji dan perihal bermasalah yang lain.
Agar ketidakbenaran itu tak berlarut-larut, Islam ingin mengubah tradisi itu.
Namun, cara yang dipakai tidak ekstrem.
Yakni, tidak meniadakan acara makan-makan supaya tak terkesan pelit.
Alhasil, tradisi makan-makan dengan syarat sedemikian rupa plus beberapa masalah itu dibenahi menjadi ibadah sunah kurban.
Salah satu ibadah Islam yang terus berkesinambungan sampai sekarang.
Gus Baha mengatakan, hal itu merupakan hasil pembenahan yang dilakukan Rasulullah SAW.
Kemusyrikan tradisi makan-makan itu dihilangkan menjadi kurban saat Idul Adha.
Ibadah sunah yang bisa dilakukan umat muslim saat Hari Raya Idul Adha alias Hari Raya Kurban.
Demikian itu, cerita sejarah kurban yang sempat disampaikan Gus Baha.
Tepatnya dalam sebuah acara di Di UGM Yogyakarta pada 2020. (den)
Editor : Deni Kurniawan