Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral! Buya Yahya Angkat Suara tentang Kasus Pembunuhan Vina dari Pandangan Agama, Begini Katanya

Sugeng Dwi N. • Selasa, 21 Mei 2024 | 03:01 WIB

Photo
Photo
Jawa Pos Radar Lawu – Kejadian tragis dari Cirebon pada 2016 lalu yang akhir-akhir ini menggemparkan dunia maya hingga jagat tanah air setelah filmnya tayang di bioskop.

Kasus ini menceritakan seorang gadis remaja bernama Vina yang tewas mengenaskan di tangan komplotan geng motor.

Dari sebuah rekaman audio yang terupload dalam akun Instagram @infodepok24jam memperdengarkan percakapan yang detail kronologi pembunuhan Vina itu terjadi.

Dimana rekaman tersebut suara dari Linda selaku teman korban mengalami kerasukan roh dari Vina.

Ia menjelaskan dengan detail awal mulanya kekasih hati Vina bernama Eky itu berniat menolong akan tetapi malah dirinya ikut terseret menjadi korban kesadisan para pelaku.

Peristiwa kontroversial ini di sebabkan oleh faktor kecemburuan dan menimbulkan dendam dari salah satu teman dari sang kekasih yang bernama Egi.

Pasalnya Egi sempat menyukai Vina akan tetapi di tolak dan lebih memilih Eky, sehingga motif pembunuhan ini berakar dari faktor tersebut.

Kasus pembunuhan Vina ini merupakan kasus yang sangat rumit saking rumitnya hingga bertahun-tahun belum juga menangkap dalang dari peristiwa ini.

Hal ini sangat menyisakan luka mendalam terhadap keluarga korban, sampai-sampai kasus ini menarik perhatian para ulama salah satunya yaitu Buya Yahya seorang ulama terkenal di bangsa ini.

Menurut pandangan Buya Yahya mengenai kasus ini, bahwasannya orang yang telah meninggal dunia mereka akan berpindah alam barzah, dimana alam tersebut merupakan jembatan atau alam penantian dibangkitkan di padang masyar untuk menuju alam akhirat.

Ketika seseorang yang meninggal dunia dalam keadaan baik roh nya akan mendapat kenikmatan di alam barzah, begitu sebaliknya roh yang buruk akan mendapatkan siksaan di alam barzah. Sehingga tidak ada bahwasannya roh orang meninggal itu gentayangan, jalan-jalan, ataupun ngasut orang hidup.

Jika itu ada itu bukan roh manusia melainkan jelmaan para jin dan setan dengan tujuan menjerumuskan hamba-hamba Allah SWT.

“Sebab para jin dan setan akan selalu mengikuti jalan pikiran manusia, maka ketika seseorang kesurupan itu tubuhnya dimasuki oleh jin yang menjelma atau menyuarakan.” Jelas Ulama tersebut.

Buya Yahya juga menghimbau agar tidak mempunyai keyakinan bahwa roh orang meninggal bisa jalan-jalan seperti yang ada pada Sinetron Televisi.

Namun ada saatnya roh orang meninggal di alam barzah dapat berhubungan dengan manusia ketika seseorang mendapatakan keistimewaan yaitu Babul Karomah.

Dimana para kekasih Allah mendapatkan pertolongan atau karomah karena amal perbuatannya di dunia yang dapat menolongnya saat meninggal dunia.

Hal tersebut jangan dianggap taklif atau beban kewajiban tapi itu termasuk hal suka-suka, dimana contohnya dalam sebuah riwayat Hadis Muslim mengatakan ada suatu orang yang solat didalam kubur, karena semasa hidupnya hobi sekali solat.

Itulah yang disebut BAB Karomah, beda lagi dengan BAB mati syahid menurutnya ketika seseorang menjadi korban pembunuhan dan di zalimi seperti itu, maka ia termasuk dalam golongan mat syahid.

Buya menjelaskan bahwa, orang mati syahid pahala dan segala dosanya akan dihapus bahkan pahala dari pelaku yang berbuat zalim akan diberikan pada korban.

Beliau juga menambahkan dalam pandangan agama bahwa penderitaan di dunia ini tidak sebanding dengan keindahan akhirat yang akan dirasakan oleh orang yang mati syahid.

Penjelasan ulama tersebut pastinya membawa penghiburan bagi keluarga korban kasus Pembunuhan Vina ini, meskipun ibunya menyadari bahwa tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya meninggal dalam keadaan tragis.

Pesan moral yang disampaikan Buya Yahya ini memberikan perspektif yang berbeda dalam kasus ini dan mengingatkan kemungkinan munculnya reaksi dendam maupun dipresi.

Oleh karenanya, beliau menekankan untuk merenung dan memahami ketika anak yang meninggal dalam keadaan syahid, Allah SWT telah menjamin tempat terbaik di sisi-Nya.

Diharapakan pandangan ini dapat membantu keluarga korban dalam proses pemulihan mental dan emosional. (okta-pnm/gen/kid)

Editor : Nur Wachid
#film #cirebon #tewas #vina #pembunuhan #vina sebelum 7 hari #viral #bioskop