Jawa Pos Radar Lawu - Mikrofon, alat pengeras suara yang sempat menjadi perbincangan hangat di masa debat capres-cawapres ternyata memiliki sejarah panjang.
Terlepas dari debat capres-cawapres, ternyata mikrofon mengalami transformasi dari masa ke masa.
Secara prinsip, mikrofon bekerja dengan mengubah suara menjadi getaran listrik melalui sinyal analog. Suara itu kemudian diperkuat dan dapat diolah menyesuaikan kebutuhan pengguna.
Suara yang sebelumnya terdengar pelan berubah nyaring setelah melewati power amplifier yang prosesnya kemudian diumpan ke speaker.
Meskipun memiliki fungsi yang sama, ternyata mikrofon memiliki beragam jenis yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna. Misalnnya, untuk kepentingan konser musik, dialog, ceramah, wawancara, alat perekaman, demonstrasi atau unjuk rasa, atau bisa jadi mikrofon untuk debat capres-cawapres.
Nah, ternyata ada berbagai jenis mikrofon yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Radar Lawu menghimpun sedikitnya ada sembilan jenis mikrofon yang beredar di pasaran, berikut daftarnya.
Mikrofon Condenser
Mikrofon condenser merupakan jenis mikrofon yang sensitif. Biasanya digunakan untuk bidang musik yang membutuhkan detail suara lebih halus. Misalnya, untuk dapur rekaman vokal maupun instrumen musik karena sensitif menangkap suara bising yang jauh dari mikrofon.
Mikrofon Dynamic
Mikrofon dynamic ini biasanya dipakai oleh musisi saat manggung atau berada di studio. Mikrofon ini sensitif menangkap suara nyaring alat musik, seperti drum maupun gitar.
Mikrofon Ribbon
Mikrofon ribbon termasuk jenis mikrofon dengan harga cukup mahal. Tidak heran jika mikrofon ini jarang dipakai. Biasanya digunakan kalangan musisi seperti penggunaan biola atau saxophone.
Mikrofon Shotgun
Mikrofon shotgun ini biasanya digunakan dalam industri film atau pembuatan video. Dari segi bentuk terlihat lebih panjang dan ramping sehingga tidak masuk frame saat pembuatan film maupun video.
Mikrofon Lavalier
Mikrofon lavalier cocok digunakan untuk acara di stasiun televisi. Biasanya juga digunakan untuk presentasi. Bentuknya kecil dan dapat dipasang di baju atau diselipkan di saku maupun kancing. Namun, tidak direkomendasikan digunakan dalam ruangan yang ramai karena mikrofon ini sangat sentitif menangkap suara latar belakang yang bising.
Mikrofon Wireless
Mikrofon wireless ini biasanya dipakai oleh presenter karena tanpa kabel. Mikrofon ini bisa digunakan jarak jauh, dan lebih praktis.
Mikrofon USB
Mikrofon USB biasanya populer di pekerja kreatif kalangan vlogger maupun dunia poadcast. Penggunannya simpel, hanya cukup dicolokkan ke komputer atau laptop.
Mikrofon Headset
Mikrofon headset biasanya paling sering digunakan untuk panggilan video maupun game online. Dilengkapi earphone yang memungkinkan pengguna dapat mendengar suara yang dihasilkan dari komputer, handpone maupun laptop yang tidak terdengar oleh orang lain.
Baca Juga: Suprianto, Legenda Wayang Kardus Kabupaten Madiun, Kuli Bangunan yang Peduli Budaya
Baca Juga: Hukuman Berat Menanti Napi Magetan yang Kabur, Kajari: Hukuman Berpotensi Bertambah
Mikrofon Instrument
Mikrofon ini memang dirancang khusus untuk kalangan tertentu. Khususnya, untuk instrumen alat musik, seperti piano, bass, gitar, maupun drum. Mikrofon ini memiliki kemampuan merekan suara lebih detail dan halus.
Nah, mikrofon yang akan digunakan saat debat capres-cawapres nantinya tentu dipilih sesuai kebutuhan oleh penyelenggara. (kid)
Editor : Nur Wachid