sumber gambar: macrumors.com
Jawa Pos Radar Lawu - Pasar komputer jinjing diperkirakan bakal gempar dalam waktu dekat setelah produsen teknologi raksasa, Apple, menyiapkan langkah besar pada lini produk flagship mereka.
Lewat siaran podcast Power On terbarunya, jurnalis ternama Bloomberg, Mark Gurman, membocorkan bahwa perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut berencana memperkenalkan MacBook Pro berlayar sentuh OLED pada 27 atau 28 Oktober.
Jika jadwal ini berjalan sesuai rencana, laptop canggih tersebut diprediksi langsung mendarat di pasaran pada Jumat, 6 November.
Berdekatan rentang waktu antara pengenalan dan tanggal rilis menandakan proses manufaktur perangkat ini sudah siap memasuki tahap distribusi global.
Dugaan mengenai tanggal rilis tersebut makin menguat seiring munculnya informasi mengenai aktivitas mendadak di jaringan toko resmi Apple Store.
Pihak manajemen ritel dilaporkan telah menjadwalkan perombakan etalase serta tata letak toko atau floor reset pada Kamis malam, 5 November.
Pola operasional semacam ini sudah menjadi tradisi turun-temurun bagi Apple tiap kali mereka hendak memasarkan produk utama secara serentak keesokan harinya.
Pergerakan di tingkat ritel ini menjadi sinyal kuat bahwa masyarakat dapat langsung mencoba serta membeli laptop layar sentuh ini secara resmi pada 6 November.
Langkah Apple menyematkan teknologi layar sentuh pada lini MacBook Pro terbilang sebagai titik balik sejarah yang cukup dramatis bagi lini komputer mereka.
Sejak era kepemimpinan Steve Jobs hingga Tim Cook, Apple selalu enggan merilis laptop berskrin sentuh dengan alasan kenyamanan penggunaan.
Namun, melihat standar laptop berbasis Windows modern yang kian adaptif, Apple akhirnya merancang ulang sistem operasi macOS agar responsif terhadap navigasi jari tanpa sedikit pun mengurangi presisi kontrol navigasi lewat trackpad maupun papan ketik fisik.
Sektor tampilan visual juga mendapatkan peningkatan performa yang sangat masif berkat pengadopsian panel Tandem OLED.
Penggunaan teknologi panel lapisan ganda ini mampu menghasilkan kedalaman warna hitam yang pekat, rasio kontras visual yang lebih tinggi, serta tingkat kecerahan yang jauh melampaui teknologi mini-LED pada generasi terdahulu.
Efisiensi konsumsi daya pada layar OLED anyar ini juga diklaim jauh lebih baik, sehingga mampu menopang daya tahan baterai laptop agar bisa digunakan sepanjang hari tanpa sering terhubung ke pengisi daya.
Mengenai aspek tampilan luar, MacBook Pro ini dikabarkan bakal meninggalkan takik atau notch hitam di atas layar dan menggantinya dengan fitur Dynamic Island yang lebih ringkas.
Penyegaran ini membuat estetika laptop terasa lebih selaras dengan bahasa desain lini iPhone masa kini.
Di samping itu, Apple berhasil menata ulang komponen di bagian dalam bodi sehingga sasis perangkat bisa dibuat jauh lebih tipis serta berbobot ringan.
Perubahan fisik ini tentu sangat menguntungkan para profesional yang sering bekerja secara mobile tanpa mengorbankan sistem pendinginan mesin.
Sektor dapur pacu perangkat ini diproyeksikan bakal dipersenjatai oleh generasi pemprosesan terbaru, yakni chipset Apple Silicon M5 Pro dan M5 Max.
Kombinasi pemprosesan CPU canggih dan pemproses grafis generasi anyar ini disiapkan untuk melahap berbagai komputasi berat, mulai dari penyuntingan video beresolusi 8K, perancangan objek tiga dimensi, hingga pemrosesan beban kerja kecerdasan buatan (AI) secara lokal.
Arsitektur chip M-Series yang hemat energi memastikan kinerja komputasi tetap optimal sekalipun perangkat hanya mengandalkan daya baterai.
Guna menyambut kehadiran perangkat yang menandai babak baru lini komputer mereka, Apple dikabarkan sudah menyiapkan panggung peluncuran khusus di Los Angeles, Amerika Serikat.
Acara ini dikemas secara eksklusif dengan mengundang sejumlah jurnalis teknologi serta pembuat konten ternama untuk menjajal langsung pengalaman berinteraksi dengan layar sentuh OLED di macOS.
Format acara pengalaman langsung ini sengaja dipilih supaya para tamu dapat membuktikan secara rinci sejauh mana perpaduan input sentuh mampu meningkatkan efisiensi kerja sehari-hari.
Prediksi pengenalan produk pada akhir Oktober serta ketersediaan unit di toko pada 6 November menjadi bagian dari strategi pemasaran Apple menjelang musim belanja akhir tahun.
Tentu saja antusiasme pencinta gadget dan pengamat teknologi terus melonjak sembari menantikan undangan atau konfirmasi resmi dari Apple.
Apabila bocoran dari Mark Gurman ini terbukti akurat, bulan November mendatang bakal menjadi momen penting runtuhnya batasan antara iPad dan Mac lewat lahirnya MacBook Pro layar sentuh OLED perdana.
(Fauzan Fulvian Faustanto Magang Universitas Negeri Yogyakarta)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : MacRumors, 9to5Mac, AppleInsider, Bloomberg