Jawa Pos Radar Lawu - Cuaca panas berlebihan kini menjadi tantangan yang semakin sering dirasakan masyarakat.
Paparan suhu tinggi tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga berisiko memicu gangguan kesehatan serius seperti dehidrasi hingga heatstroke.
Agar tetap aman dan produktif di tengah suhu ekstrem, penting untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Berikut lima panduan praktis yang bisa Anda terapkan sehari-hari.
1. Prioritaskan Hidrasi Tubuh
Menjaga asupan cairan adalah kunci utama saat menghadapi cuaca panas.
Tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat, sehingga perlu segera digantikan.
Minumlah air putih secara rutin, bahkan sebelum merasa haus. Idealnya, konsumsi sekitar satu gelas air (250 ml) setiap 15–20 menit saat beraktivitas di luar ruangan.
Jika berkeringat berlebihan, minuman elektrolit dapat membantu menggantikan cairan tubuh.
Sebaliknya, hindari alkohol dan batasi konsumsi kafein karena dapat mempercepat dehidrasi.
Baca Juga: Rekomendasi Kafe Hits di Madiun 2026: Tempat Nongkrong Estetik, WFC Friendly, dan Favorit Anak Muda
2. Gunakan Pakaian yang Tepat
Pemilihan pakaian berperan penting dalam menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Gunakan pakaian berbahan ringan seperti katun atau linen yang mudah menyerap keringat dan memungkinkan sirkulasi udara.
Pilih warna terang seperti putih atau krem karena dapat memantulkan panas matahari.
Tambahkan perlindungan dengan menggunakan topi bertepi lebar dan kacamata hitam untuk melindungi dari paparan sinar UV.
3. Atur Jadwal Aktivitas
Menghindari paparan panas di jam-jam tertentu dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan.
Sebaiknya hindari aktivitas berat di luar ruangan antara pukul 10.00 hingga 16.00.
Jika memungkinkan, lakukan aktivitas fisik pada pagi atau sore hari saat suhu lebih sejuk.
Jika harus tetap beraktivitas di siang hari, pastikan untuk beristirahat secara berkala di tempat teduh.
Baca Juga: Berapa Kandungan Gula Minuman Kekinian? Menkes Budi Gunadi Sadikin Ingatkan Risiko Konsumsi Harian
4. Jaga Lingkungan Tetap Sejuk
Menciptakan lingkungan yang nyaman di dalam rumah juga penting untuk menghindari panas berlebih.
Tutup gorden atau tirai pada siang hari untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.
Manfaatkan ventilasi silang dengan membuka jendela di pagi atau malam hari agar sirkulasi udara lebih optimal.
Selain itu, mandi dengan air dingin atau suam-suam kuku dapat membantu menurunkan suhu tubuh dengan cepat.
5. Kenali Tanda Bahaya
Penting untuk mengenali gejala awal gangguan akibat panas. Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain keringat berlebih, pusing, lemas, dan mual.
Jika gejala muncul, segera hentikan aktivitas, pindah ke tempat sejuk, dan minum air.
Apabila kondisi memburuk seperti kebingungan atau pingsan, segera cari pertolongan medis karena bisa menjadi tanda heatstroke yang berbahaya.
Baca Juga: "Bulking" dan "Cutting" di Dunia Gym
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, risiko kesehatan akibat cuaca panas berlebihan dapat diminimalkan.
Tetap waspada, jaga kondisi tubuh, dan sesuaikan aktivitas agar tetap aman di tengah suhu ekstrem.(*)
*Nizaria Kusumastuti, Universitas Negeri Surabaya