Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Lari Malam saat Ramadan, Alternatif Olahraga Sehat bagi yang Sibuk di Siang Hari

Bagas Bimantara • Selasa, 17 Maret 2026 | 19:57 WIB
Olahraga saat malam hari dapat menjadi alternatif menjaga kebugaran selama ramadan. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)
Olahraga saat malam hari dapat menjadi alternatif menjaga kebugaran selama ramadan. (Bagas Bimantara/Jawa Pos Radar Madiun)

Jawa Pos Radar Lawu - Lari malam menjadi salah satu pilihan olahraga yang semakin diminati masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan di pagi hingga siang hari. Selain praktis dari segi waktu, aktivitas ini juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental.

Melakukan lari pada malam hari dengan intensitas ringan hingga sedang diketahui dapat membantu meredakan stres setelah menjalani aktivitas seharian. Saat berlari, tubuh akan melepaskan hormon endorfin yang mampu meningkatkan suasana hati serta mengurangi ketegangan.

Selain itu, suhu tubuh manusia pada malam hari cenderung berada pada kondisi optimal sehingga otot lebih rileks dan siap beraktivitas. Kondisi ini membuat performa olahraga dapat lebih maksimal dibandingkan pada waktu lain.

Baca Juga: Resep Mie Telur Homemade Kenyal dari Telur dan Dada Ayam, Cocok untuk Sarapan usai Salat Ied!

Udara malam yang lebih sejuk juga menjadi salah satu alasan banyak orang memilih berlari setelah matahari terbenam. Tanpa terik matahari, aktivitas olahraga terasa lebih nyaman dan tidak cepat membuat tubuh kelelahan.

Meski demikian, lari malam juga memiliki sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah faktor keamanan. Pelari disarankan memilih jalur yang terang dan ramai serta menghindari area yang sepi. Penggunaan pakaian reflektif atau berwarna terang juga penting agar mudah terlihat oleh pengguna jalan lainnya.

Baca Juga: Sambut Lebaran 2026, Ini 7 Tren Gaya Rambut Pria yang Diprediksi Bakal Populer

Selain itu, lari dengan intensitas tinggi tepat sebelum waktu tidur sebaiknya dihindari karena dapat membuat detak jantung tetap tinggi dan berpotensi mengganggu kualitas tidur.

Para ahli menyarankan olahraga selesai setidaknya satu hingga dua jam sebelum waktu tidur agar tubuh memiliki waktu untuk beristirahat dan menurunkan suhu tubuh.

Dengan memperhatikan intensitas, waktu, serta faktor keamanan, lari malam dapat menjadi alternatif olahraga yang efektif untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus meningkatkan kualitas tidur.

Editor : Nur Wachid
#puasa #lari #ramadan #olahraga #malam hari