Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

BBM Makin Mahal, Ini 7 Motor Matic Paling Irit di Indonesia 2026: Ada yang Tembus 60 Km per Liter!

Sukma Maharani Putri • Senin, 2 Februari 2026 | 08:35 WIB
Suzuki Nex II
Suzuki Nex II

Jawa Pos Radar Lawu - Kenaikan harga bahan bakar membuat motor matic irit semakin diburu.

Tahun 2026, pilihan skutik hemat BBM di Indonesia makin beragam, mulai dari mesin konvensional yang efisien hingga teknologi hybrid terbaru.

Berikut daftar 7 motor matic paling irit di Indonesia 2026 yang layak dipertimbangkan untuk penggunaan harian.

1. Honda BeAT Series

Honda BeAT masih belum tergeser sebagai motor matic paling irit di Tanah Air. Mesin 110 cc eSP yang ringan, dipadukan rangka eSAF dan sistem injeksi PGM-FI, membuat konsumsi BBM-nya sangat efisien. Fitur Idling Stop System membantu menghemat bensin saat berhenti di kemacetan kota.

Dengan klaim konsumsi 60,6 km per liter, tenaga 8,89 HP, torsi 9,3 Nm, dan bobot hanya 89 kg, Honda BeAT menjadi pilihan paling rasional untuk mobilitas harian intensif.

2. Honda Genio

Honda Genio menawarkan efisiensi nyaris setara BeAT dengan tampilan yang lebih stylish. Mesin 110 cc eSP dan rangka eSAF membuat motor ini ringan dan lincah di jalanan perkotaan. Posisi duduk yang nyaman serta tarikan awal responsif menjadi nilai tambah.

Konsumsi BBM Genio diklaim 59,3 km per liter, dengan tenaga 8,89 HP, torsi 9,3 Nm, bobot 89 kg, dan rasio power to weight yang tetap kompetitif.

3. Honda Scoopy

Meski tampil lebih besar dan berkesan premium, Honda Scoopy tetap masuk jajaran motor matic irit. Mesin 110 cc eSP yang efisien dipadukan teknologi injeksi modern menjaga konsumsi bahan bakar tetap stabil.

Scoopy mencatat konsumsi sekitar 59 km per liter, tenaga 8,89 HP, torsi 9,3 Nm, dan bobot 95 kg. Fitur Smart Key System serta desain retro modern menjadikannya favorit anak muda.

4. Honda Vario 125

Bagi yang menginginkan performa lebih tanpa boros bensin, Honda Vario 125 adalah jawabannya. Mesin 125 cc eSP dengan konfigurasi 4 klep menawarkan tenaga lebih besar namun tetap efisien.

Konsumsi BBM Vario 125 diklaim 51,7 km per liter, dengan tenaga 11,1 HP, torsi 10,8 Nm, dan bobot 111 kg. Cocok untuk komuter jarak menengah hingga jauh.

5. Yamaha Fazzio Hybrid Connected

Yamaha Fazzio membawa teknologi Blue Core Hybrid dengan Electric Power Assist yang membantu akselerasi awal. Sistem ini mengurangi beban mesin bensin sehingga konsumsi BBM tetap hemat meski bermesin 125 cc.

Fazzio mencatat konsumsi sekitar 51 km per liter, tenaga 8,3 HP, torsi 10,6 Nm, dan bobot 95 kg, menjadikannya skutik hybrid paling efisien di kelasnya.

6. Yamaha Grand Filano Hybrid Connected

Grand Filano hadir sebagai skutik hybrid premium dengan desain elegan. Mesin dan sistem hybridnya serupa dengan Fazzio, namun menawarkan kenyamanan lebih melalui fitur Smart Front Refuel dan ruang penyimpanan luas.

Konsumsi BBM berada di kisaran 50–51 km per liter, dengan tenaga 8,1 HP, torsi 10,4 Nm, dan bobot 100 kg. Ideal bagi pengguna yang mengutamakan gaya dan efisiensi.

7. Suzuki Nex II

Suzuki Nex II menjadi opsi paling ramah di kantong. Mengandalkan teknologi Suzuki Eco Performance, motor ini tetap responsif namun hemat bahan bakar. Bobot ringan membuatnya lincah untuk lalu lintas padat.

Konsumsi BBM Nex II diklaim 49 km per liter, tenaga 9,2 HP, torsi 8,7 Nm, dan bobot 93 kg.

Jika fokus utama adalah keiritan, Honda BeAT masih menjadi juara. Untuk teknologi modern dan akselerasi halus, Yamaha Fazzio dan Grand Filano Hybrid layak dipertimbangkan. Sementara Suzuki Nex II cocok bagi pencari motor matic irit dengan harga paling bersahabat. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#suzuki nex ii #yamaha grand filano hybrid connected #honda beat series #Yamaha Fazzio Hybrid Connected #honda genio #Honda Vario 125 #Honda Scoopy