Jawa Pos Radar Lawu - Libur akhir tahun biasanya menjadi momen perjalanan jauh, baik untuk mudik maupun liburan.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, persiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi menjadi faktor utama keselamatan.
Direktur Pelatihan Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menekankan pentingnya memastikan mobil dalam kondisi prima sebelum perjalanan.
“Pastikan mobil dipersiapkan secara maksimal sebelum melakukan perjalanan jauh. Hindari modifikasi yang berkaitan dengan sistem kelistrikan dan bahan bakar. Akan lebih aman jika mobil tetap dalam kondisi standar pabrik,” ujarnya.
Selain kendaraan, pengaturan waktu istirahat juga krusial. Mengemudi dalam keadaan lelah dapat membahayakan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lain.
“Pengaturan jadwal istirahat berkaitan langsung dengan kondisi fisik, emosi, dan cuaca. Fisik pengemudi akan menurun seiring waktu karena duduk terlalu lama, sehingga aliran darah dan oksigen dalam tubuh tidak optimal. Idealnya, mengemudi dilakukan maksimal beberapa jam dan diselingi dengan waktu istirahat.”
Saat berhenti, pengemudi disarankan melakukan peregangan otot, mengistirahatkan mata, bahkan tidur sejenak agar tubuh kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan.
Dengan mobil dalam kondisi prima, jadwal istirahat yang teratur, dan kondisi fisik serta mental pengemudi yang terjaga, perjalanan jarak jauh saat libur akhir tahun dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh penumpang. (fin)
Editor : AA Arsyadani