Jawa Pos Radar Lawu – Masa libur sekolah kerap jadi momen paling dinanti anak-anak. Tapi bagi sebagian orang tua, liburan juga bisa jadi tantangan: anak malas bergerak, terlalu lama main gadget, hingga kehilangan rutinitas positif.
Padahal, liburan adalah waktu emas untuk menanamkan kebiasaan baik, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat hubungan orang tua-anak.
Agar liburan tidak berubah jadi “zona rebahan,” berikut tujuh rekomendasi kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan di rumah maupun di luar, supaya anak tetap aktif, produktif, dan tentunya senang!
1. Buat Jadwal Harian Bareng Anak
Langkah paling penting dimulai dari hal sederhana: susun jadwal liburan bersama. Masukkan waktu bermain, membaca, olahraga, dan membantu pekerjaan rumah.
Anak jadi belajar bertanggung jawab dan punya rutinitas yang positif.
Manfaat:
Disiplin sejak dini
Mengurangi kebosanan
Belajar mengatur waktu
2. Serunya DIY & Kerajinan Tangan
Anak-anak suka eksplorasi! Buatlah aktivitas seru seperti melukis, membuat slime, boneka kertas, atau kerajinan dari kardus bekas. Selain murah, kegiatan ini juga bikin anak betah di rumah tanpa gawai.
Manfaat:
Melatih kreativitas dan motorik halus
Screen time berkurang
Hasil karyanya bisa dipajang
3. Berkebun Mini di Rumah
Libatkan anak untuk menanam bunga atau sayur di pot kecil. Minta mereka menyiram tanaman setiap pagi.
Ini jadi momen belajar soal alam sekaligus melatih rasa tanggung jawab.
Manfaat:
Mengenal ekosistem
Membangun rasa peduli lingkungan
Membiasakan rutinitas pagi yang positif
4. Olahraga Ringan Bareng Keluarga
Libur bukan alasan untuk malas gerak. Ajak anak jalan kaki pagi, senam ringan, atau bersepeda keliling kompleks. Bisa juga putar video senam anak dan ikuti bersama.
Manfaat:
Menjaga kebugaran tubuh
Meningkatkan suasana hati
Mengurangi stres
5. Waktunya Cerita dan Baca Buku!
Setiap malam, bacakan cerita favorit atau biarkan anak memilih buku bergambar kesukaannya. Bisa juga bikin jadwal “Storytelling Day” setiap minggu dengan anggota keluarga.
Manfaat:
Meningkatkan minat baca
Memperkaya kosa kata
Membangun bonding orang tua-anak
6. Seru-seruan Masak di Dapur
Ajak anak membuat camilan sehat seperti puding, kue kering, atau bekal sederhana. Tak harus ribet, cukup libatkan mereka saat mencuci bahan atau menghias makanan.
Manfaat:
Belajar life skill dasar
Mengenal rasa dan bahan makanan
Meningkatkan kerja sama keluarga
7. Kegiatan Sosial Mini
Ajarkan anak untuk berbagi dengan cara sederhana. Misalnya, mengumpulkan mainan bekas layak pakai untuk disumbangkan atau membuat “Kotak Kebaikan” di rumah yang isinya dikumpulkan selama liburan.
Manfaat:
Menanamkan empati sejak dini
Membangun kepekaan sosial
Mengajarkan bahwa kebahagiaan bisa lewat memberi
Tips Tambahan untuk Orang Tua:
Beri apresiasi kecil setiap kali anak menyelesaikan kegiatan.
Buat aturan screen time yang konsisten dan disepakati bersama.
Jadikan liburan sebagai momen kedekatan, bukan sekadar rutinitas isi waktu.
Libur sekolah tidak harus identik dengan kemalasan dan layar gawai. Dengan aktivitas yang tepat, anak bisa tetap tumbuh secara sehat—baik fisik, mental, maupun sosial. Yang paling penting: anak merasa didampingi dan didukung oleh orang tua yang hadir sepenuh hati. (rif/kid)
Editor : Nur Wachid