Jawa Pos Radar Lawu - Banyak pemilik mobil matic terbiasa menggeser tuas transmisi dari posisi D (Drive) langsung ke R (Reverse).
Atau, sebaliknya saat ingin cepat pindah arah.
Tapi tahukah kamu?
Kebiasaan ini justru berisiko merusak komponen girboks secara serius!
Kenapa Berbahaya Langsung Pindah dari D ke R?
Dalam sistem transmisi matic, posisi D dan R mewakili dua arah gerak yang saling berlawanan.
Saat mobil masih dalam kondisi berjalan maju (D), girboks masih “terkunci” untuk maju.
Jika kamu langsung geser ke R tanpa jeda di N (Netral), maka akan terjadi friksi besar antar komponen, karena transmisi dipaksa berubah arah secara mendadak.
Akibatnya?
- Planetary gear bisa cepat aus
- Kampas kopling bisa terbakar
- Komponen girboks bisa rontok dan harus diganti
- Biaya perbaikan? Bisa jutaan rupiah!
Cara Benar Pindah Tuas Transmisi
Agar aman dan girboks awet, lakukan cara ini saat ingin pindah dari D ke R atau sebaliknya:
- Injak rem sepenuhnya
- Geser tuas dari D ke N terlebih dahulu
- Tunggu 1–2 detik agar girboks netral sepenuhnya
- Baru pindahkan ke R atau sebaliknya
Langkah ini memberi waktu bagi girboks untuk "melepaskan" arah gerak sebelumnya, sehingga komponen tidak mengalami benturan mendadak.
Kelihatannya sepele, tapi asal geser tuas transmisi matic tanpa jeda bisa bikin kamu keluar uang lebih besar untuk perbaikan.
Biasakan pindah ke N dulu, tunggu sejenak, baru geser ke D atau R.
Mobil lebih awet, dompet pun aman! (fin)
Editor : AA Arsyadani