Jawa Pos Radar Lawu - Siapa bilang motor Cina nggak punya pesona? Kenalin nih, Fukuda Kancil—motor Cina yang diam-diam punya tempat tersendiri di hati para penggemar motor klasik.
Walaupun bukan dari pabrikan Jepang, motor ini cukup jadi primadona di awal tahun 2000-an, apalagi buat kamu yang dulu suka gaya tapi budget pas-pasan.
Tampang Klasik, Aura Nostalgia
Fukuda hadir dengan desain yang bener-bener ngingetin kita sama motor-motor bebek era lama. Bentuknya ramping, lampu depan bulat, dan bodinya simpel tapi berkarakter.
Banyak yang bilang desainnya “nyontek” motor Jepang kayak Honda Astrea atau C70, tapi justru itu yang bikin dia familiar dan nyaman dipandang.
Cat warna-warni klasik dan tambahan aksen krom di beberapa bagian bikin tampilannya makin kece.
Walaupun buatan Cina, tampilannya nggak murahan—asal kamu rawat dengan baik, motor ini bisa bikin kepala nengok waktu lewat!
Performa Sederhana Tapi Cukup Bisa Diandalkan
Dari sisi mesin, Fukuda nggak bisa dibilang bertenaga banget, tapi cukup mumpuni buat dipakai harian.
Dengan mesin 4-tak berkisar 100cc, motor ini dikenal cukup irit dan mudah dirawat. Cocok buat kamu yang suka motor kalem tapi tetap enak diajak keliling kota atau kampung.
Karena ini motor Cina, beberapa orang sempat ragu soal daya tahannya. Tapi kalau dirawat dengan baik dan rajin diservis, Fukuda bisa awet juga, lho.
Apalagi sekarang, motor ini justru jadi incaran kolektor motor klasik yang cari gaya unik dan anti-mainstream.
Sparepart Masih Bisa Dicari, Asal Nggak Malas
Salah satu tantangan punya motor Cina klasik kayak Fukuda adalah soal onderdil.
Tapi tenang, karena bentuk dan mesinnya mirip sama motor-motor Jepang era lama, banyak part yang bisa “kanibal” dari merek lain.
Kalau kamu gabung komunitas motor klasik atau suka keliling pasar loak, pasti nemu jalan keluarnya.
Bahkan ada juga beberapa bengkel spesialis motor Cina yang siap bantu nyariin sparepart-nya, tinggal modal sabar dan niat.
Gaya Murah Meriah Tapi Berkesan
Di era sekarang, punya motor klasik kayak Fukuda itu bukan soal gengsi, tapi soal gaya dan karakter.
Banyak anak muda yang sekarang justru suka banget nge-build motor Cina klasik buat dijadiin motor custom, café racer, atau sekadar dipajang buat koleksi.
Dan karena harga motor Fukuda relatif terjangkau, kamu bisa mulai hobi motor klasik tanpa harus jebol kantong.
Fukuda mungkin bukan motor paling keren atau paling tangguh. Tapi kalau ngomongin soal kenangan, gaya klasik, dan pesona motor Cina jadul—motor ini punya tempat tersendiri.
Buat kamu yang doyan nostalgia dan pengen tampil beda di jalan, Fukuda bisa jadi pilihan yang tepat.
Cuma satu pesannya: jangan anggap remeh motor Cina. Kadang, yang underrated justru yang paling bikin berkesan. (tom/kid)
Editor : Nur Wachid