Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Tangan Panas Usai Mencuci? 5 Sabun Deterjen Ini Mengandung Bahan Aktif Surfaktan Tinggi, Merek Paling Populer Ini Termasuk!

Winarsih • Senin, 2 Juni 2025 | 14:07 WIB
(Ilustrasi) Deterjen yang Mengandung Bahan Aktif Surfaktan Tinggi.
(Ilustrasi) Deterjen yang Mengandung Bahan Aktif Surfaktan Tinggi.

Jawa Pos Radar Lawu – Bagi sebagian orang, terutama yang memiliki kulit sensitif, aktivitas mencuci pakaian secara manual dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada kulit tangan.

Salah satu keluhan yang kerap muncul adalah kulit kering, terasa perih, hingga mengelupas setelah kontak langsung dengan sabun cuci pakaian.

Hal ini umumnya disebabkan oleh kandungan bahan kimia tertentu dalam produk detergen, seperti surfaktan kuat, enzim pembersih, pewangi sintetis, dan tingkat pH yang tinggi.

Berikut ini adalah beberapa merek sabun cuci pakaian yang diketahui pernah dikeluhkan oleh sejumlah pengguna karena menimbulkan iritasi atau pengelupasan pada kulit tangan:

  1. Rinso (Bubuk dan Cair)

Merek detergen paling populer di Indonesia, Rinso dikenal efektif dalam mengangkat noda membandel.

Namun, tidak sedikit pengguna mengeluhkan efek samping berupa tangan yang menjadi kering, gatal, bahkan mengelupas setelah digunakan untuk mencuci tanpa pelindung.

Kandungan surfaktan serta enzim aktif di dalamnya diyakini menjadi penyebab utama iritasi, terutama pada kulit yang sensitif.

  1. Daia (Bubuk)

Daia cukup diminati karena daya bersihnya yang tinggi serta keharumannya yang tahan lama.

Kendati demikian, beberapa pengguna menyatakan bahwa produk ini dapat menyebabkan rasa perih pada tangan saat mencuci manual, yang dalam beberapa kasus diikuti dengan kulit yang mengelupas.

Formulanya yang kuat dalam menghilangkan noda tampaknya tidak bersahabat bagi sebagian orang dengan kulit rentan.

  1. So Klin (Bubuk)

So Klin juga termasuk dalam jajaran detergen dengan kekuatan pembersih yang unggul dan aroma yang menyegarkan.

Baca Juga: Seluruh Jamaah Haji Indonesia Tiba di Makkah, Begini Skema Murur dan Tanazul yang Atur Persiapan Puncak Ibadah!

Akan tetapi, penggunaan produk ini dalam jumlah berlebih atau tanpa pembilasan sempurna sering dikaitkan dengan timbulnya iritasi kulit.

Keluhan berupa kering dan mengelupasnya kulit tangan cukup sering dilaporkan, terutama setelah pemakaian berulang tanpa pelindung.

  1. Attack (Cair dan Bubuk)

Dikenal sebagai detergen berteknologi tinggi dengan klaim mampu mengangkat noda secara efisien, Attack memiliki formulasi yang cukup kompleks.

Beberapa penggunanya menyebutkan bahwa setelah mencuci secara manual dengan produk ini, kulit tangan mereka menjadi kering dan kasar, bahkan mengelupas.

Kandungan zat aktif yang tinggi diyakini menjadi faktor pemicunya.

  1. Boom / Detergen Kiloan Tanpa Merek Ternama

Produk-produk detergen curah atau kiloan yang dijual dalam kemasan sederhana tanpa merek besar sering kali tidak memiliki informasi komposisi yang jelas.

Karena itu, sabun jenis ini berpotensi mengandung bahan kimia keras dalam konsentrasi tinggi.

Tak sedikit pengguna yang mengalami reaksi iritasi, termasuk rasa panas di tangan dan kulit yang terkelupas, setelah mencuci dengan sabun kiloan.

Penyebab Umum Iritasi pada Kulit

Secara umum, iritasi pada kulit tangan akibat sabun cuci pakaian dipicu oleh beberapa faktor, seperti:

 

Editor : Riana M.
#sabun cuci #deterjen #kulit tangan #kulit sensitif #Iritasi #Sabun Cuci Baju