Jawa Pos Radar Lawu - Apa yang paling pertama terlintas dalam benak ketika mendengar kata “parfum”? Mewah? Elegan? Mungkin juga kenangan.
Parfum punya cara unik dalam menghadirkan suasana hati, membawa kita melintasi ruang dan waktu hanya lewat satu semprotan kecil di pergelangan tangan.
Dan di antara banyak jenis aroma, wangi citrus selalu punya tempat spesial segar, ceria, dan terasa hidup.
Citrus adalah aroma yang mampu menyulut semangat pagi, menghidupkan mood yang loyo, atau sekadar jadi pelengkap sempurna dalam rutinitas harian yang padat.
Nah, jika kamu sedang mencari parfum dengan aroma citrus yang tidak biasa yang bukan hanya wangi.
Tapi juga punya karakter dan cerita tiga rekomendasi ini wajib masuk radar kamu.
- Scent Of Pluto – Lost In The Italian Sea
Bayangkan berdiri di atas kapal kecil yang melaju pelan di laut Italia, angin laut menyapa wajah, dan matahari menyinari kulit dengan hangat.
Begitulah kira-kira sensasi yang ditawarkan Lost In The Italian Sea dari Scent Of Pluto.
Parfum ini hadir dengan aroma bergamot Italia yang meriah—tajam, cerah, tapi tidak menusuk.
Ia menciptakan semacam “simfoni jeruk” yang terasa hidup, seolah-olah menyanyikan lagu musim panas.
Tidak heran kalau parfum ini banyak digemari oleh mereka yang menginginkan semangat dalam satu semprotan.
Cocok dipakai saat pagi hari menjelang beraktivitas atau ketika kamu butuh dorongan energi alami di tengah hari yang padat.
Wanginya membuatmu seolah berjalan di bawah langit Mediterania, bebas, ringan, dan penuh harapan.
- Alchemist x Tabi – Jatuh Hati
Parfum yang satu ini bukan hanya tentang aroma, tapi juga tentang perjalanan rasa.
Hasil kolaborasi antara Alchemist dan kreator aroma
Tabi, Jatuh Hati adalah parfum yang menceritakan kisah jatuh cinta—dari degup pertama hingga kehangatan yang menetap.
Aroma pertama yang menyeruak adalah jeruk mandarin dan lemon.
Segar, bersih, seperti pagi hari yang penuh harapan.
Tapi jangan salah, ini bukan citrus biasa.
Di balik kesegarannya, ada transisi yang halus menuju aroma floral dari jasmine dan ylang-ylang.
Lembut dan eksotis, seolah mewakili sisi romantis dari jatuh cinta itu sendiri.
Kemudian, parfum ini menutup dengan aroma base notes yang dalam patchouli, musk, dan amberwood.
Hangat, sensual, dan sedikit earthy.
Memberikan kesan bahwa cinta yang diawali dengan getaran ringan itu akhirnya menemukan pijakannya yang kuat.
Jatuh Hati cocok bagi kamu yang menyukai aroma kompleks, yang berubah seiring waktu dan memberikan pengalaman emosional dalam tiap fase aromanya.
Ia tidak hanya menyegarkan, tapi juga membekas.
- Diell – Capri in Summer Eau de Parfum
Jika kamu mencari parfum yang ringan, manis, dan mengingatkan pada sore santai di pinggir pantai dengan sinar matahari keemasan, Capri in Summer dari Diell bisa jadi teman terbaikmu.
Aroma awalnya adalah citrus yang zesty tajam tapi menyenangkan.
Seolah membangunkanmu dari kantuk dan mengajak tersenyum.
Tapi jangan berhenti di sana, karena lapisan aroma selanjutnya akan mengejutkanmu freesia dan jasmine yang manis, feminin, dan menenangkan.
Wanginya tidak terlalu berat, justru terasa “berkilau” di kulit.
Ini adalah jenis parfum yang membuat orang di sekitarmu bertanya, “Wangi apa sih itu? Enak banget.”
Parfum ini terasa sangat pas dipakai saat hangout bareng teman, makan siang di luar, atau bahkan saat bekerja dari rumah tapi tetap ingin merasa wangi dan segar.
Capri in Summer membawa suasana santai ala liburan ke dalam hari-hari biasa yang sibuk.
Setiap parfum memiliki jiwanya sendiri.
Lost In The Italian Sea cocok bagi kamu yang ingin tampil enerjik dan penuh semangat.
Jatuh Hati adalah pilihan bagi mereka yang mencari keharuman yang romantis dan mendalam.
Sementara Capri in Summer ideal untuk suasana santai yang tetap manis dan menyenangkan.
Tiga parfum ini membuktikan bahwa aroma citrus tak selalu harus sederhana.
Ia bisa berkembang, berubah, dan membawa kita pada pengalaman yang personal dan tak terlupakan.
Karena terkadang, satu semprotan parfum bisa mengubah seluruh hari. (*)
Editor : Riana M.