Jawa Pos Radar Lawu – Banyak produk sabun cuci baju yang hadir dengan kandungan dipercaya dapat memberikan keharuman dan mengangkat noda membandel.
Namun, siapa sangka masih ada beberapa sabun cuci dengan bahan yang dapat membahayakan mesin cuci jika tidak digunakan dengan benar.
Salah satu jenis sabun cuci yang diklaim dapat merusak komponen – komponen mesin cuci ialah detergen bubuk.
Saat mencuci baju dengan menggunakan detergen bubuk, dipercaya akan menghasilkan residu hingga busa berlebih yang dapat membentuk kerak menempel pada mesin cuci.
Selain itu, kandungan dari detergen bubuk yang dapat merusak mesin cuci seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang berlebih, Surfaktan, hingga Fosfat yang memiliki busa berlebihan.
Selain itu, jenis detergen biasa (Non-HE) dan yang mengandung pemutih kuat atau Bleach juga bisa merusak bagian mesin cuci.
Berikut ini adalah beberapa merek sabun cuci yang dapat merusak mesin cuci jika tidak digunakan dengan benar:
1. Daia Softener
Detergen Daia Softener dirancang untuk membersihkan pakaian secara menyeluruh, busa berlimpah, serta aroma wangi tahan lama berkat teknologi Perfume Capsule.
Namun, penggunaan sabun cuci ini yang berlebihan dapat menyebabkan sisa detergen yang tidak larut hingga kelebihan busa yang dapat menyumbat selang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Motor Matic Paling Nyaman untuk Touring Jarak Jauh, Salah Satunya Yamaha Aerox 155
2. Attack Easy
Detergent Attack Easy ini memiliki aroma yang segar dan elegan dengan kemampuan menghilangkan noda yang membandel.
Busa dari sabun cuci ini terbilang tinggi sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sensor dan pembilasan yang tidak sempurna.
Selain itu, juga bisa meninggalkan residu pada pakaian yang dapat menyebabkan jamur, bau apek, hingga iritasi atau alergi.
3. SoKlin Softergen Detergen Bubuk
SoKlin Softergen ini dirancang dengan detergen sekaligus pelembut pakaian dalam satu produk serta memiliki aroma tahan lama.
Namun, perlu untuk diperhatikan bahwa sabun detergen ini bisa menyebabkan residu tidak larut sempurna yang dapat merusak selang dan tabung mesin cuci.
4. Rinso Bubuk (Non-Matic)
Sabun Rinso bubuk ini dapat menghilangkan noda membandel, membunuh bakteri dan virus, serta perlindungan higienis.
Jika tidak digunakan dengan benar, Rinso bubuk ini akan berdampak buruk pada mesin cuci karena penumpukan residu dan kerak.
5. Ekonomi Power Liquid (Non-Matic)
Selain sabun cuci pakaian berbentuk detergen bubuk, sabun pencuci piring juga dianggap membahayakan untuk mesin cuci.
Sabun cuci piring memiliki busa yang melimpah sehingga dapat memicu permasalahan pada komponen mesin cuci dan meninggalkan residu pada pakaian.
6. Boom
Memiliki harga yang ekonomis, detergen Boom ini mampu membersihkan noda secara efektif, aroma harum yang tahan lama, dan menjaga warna pakaian.
Tetapi, penggunaan Boom pada mesin cuci yang berlebihan dapat meninggalkan residu pada pakaian di mesin cuci bahkan menyumbat selang mesin cuci.
7. Sayang Detergent
Sabun detergen merek Sayang dapat membersihkan pakaian dari noda, keringat, dan bakteri serta memberikan aroma wangi yang tahan lama.
Sabun cuci yang tidak masuk kategori detergen HE atau High Efficiency bisa berdampak buruk pada mesin cuci karena memiliki busa berlebih yang berbahaya pada sistem drainase. (aldev-mg-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid