Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Rekomendasi 5 Parfum Lokal dari Heaven Culture, Terinspirasi dari Tokoh Cerita Rakyat hingga Kekayaan Alam Indonesia

Nur Wachid • Kamis, 1 Mei 2025 | 23:15 WIB
Rekomendasi parfum dari Heaven Culture
Rekomendasi parfum dari Heaven Culture

Jawa Pos Radar Lawu - Brand parfum lokal Heaven Culture ini pertama kali muncul pada tahun 2023 lalu.

Heaven culture sendiri telah memiliki 5 varian parfum dengan wangi yang terinspirasi dari berbagai kekayaan alam di Indonesia hingga tokoh salah satu cerita rakyat dan wayang.

Eau de parfum berisi 50 ml ini dibanderol dengan kisaran harga Rp 65.000 dan tersedia dalam varian untuk pria maupun wanita.

Berikut ini rekomendasi dan penjelasan setiap parfum yang tahan dari 6 hingga 8 jam.

1. Tambora

Parfum ini terinspirasi dari kekuatan dan keindahan gunung Tambora dengan memadukan antara kemegahan dan kekuatan yang indah.

Tambora memiliki aroma woody, warm spicy, dan fresh yang cocok untuk pria gentle dan mewah.

Eau de parfum ini cocok digunakan saat siang atau malam hari dalam acara formal.

Terbuka dengan bergamot dan myrtle memberi sensasi awal aroma citrus yang segar dan sedikit herbal.

Dilanjutkan dengan kombinasi hazelnut, chocolate, dan roasted coffee beans menambah sentuhan aroma manis, creamy, dan hangat.

Lalu ditutup oleh leather dan cedar meninggalkan kesan akhir yang terasa maskulin dan hangat.

2. Sagara Rimba

Kesejukan sagara atau laut dipadukan dengan kesegaran rimba atau hutan menjadikannya parfum ini memiliki aroma yang unik.

Eau de parfum ini memiliki aroma segar dan sedikit spicy cocok untuk dipakai saat ke kantor atau acara lainnya.

Sagara rimba tersusun dengan kombinasi Calabrian bergamot, grapefruit, dan fig leaf membuka aroma pertama yang segar, manis, dan sedikit herbal.

Di tengahnya perpaduan ambroxan, black pepper, dan patchouli menambah sensasi yang hangat, pedas, dan sedikit earthy.

Kemudian diakhiri dengan musk dan tonka bean menghasilkan penutup parfum yang hangat, lembut, dan sedikit manis.

3. Lembayung Senja

Eau de parfum ini terinspirasi dari harmonisasi kecantikan alam dan kehangatan waktu senja dengan aroma manis dan hangat yang lembut.

Wangi seperti ini sangat cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti berangkat ke kantor.

Lembayung senja dibuka dengan kombinasi peony dan bergamot memberi kesan pertama aroma floral yang segar dan sedikit manis.

Lalu dilanjutkan dengan tonka bean dan sandalwood menambah sensasi yang hangat, sensual, dan sedikit manis.

Ditutup oleh vanilla, musk, dan patchouli menciptakan wangi akhir yang hangat, lembut, dan sedikit sensual.

4. Ken Dedes

Eau de parfum ini terinspirasi dari Ken Dedes sebagai simbol kecantikan wanita yang anggun dan elegan.

Ken dedes memiliki aroma floral, fruity, dan sweet yang lembut dengan penuh keanggunan dan elegan.

Tersusun oleh kombinasi bergamot, rosewood, dan mandarin menciptakan aroma pertama yang segar, cerah, dan sedikit woody.

Aromanya bertransisi menjadi wangi tuberose, honey, green apple, dan freesia menambah wewangian yang manis, segar, dan sedikit floral.

Kemudian diakhiri oleh vanilla, musk, dan sandalwood meninggalkan nuansa akhir yang hangat, lembut, dan sedikit manis.

5. Drupadi

Terinspirasi dari Dewi Drupadi sebagai simbol wanita yang kuat, setia, berani, mandiri, dan bijaksana.

Eau de parfum ini memiliki aroma floral, fruity, dan sweet musk yang lembut namun tetap terasa tegas.

Drupadi disusun dengan memadukan bunga iris dan peony menghasilkan aroma yang feminin, lembut, dan elegan.

Wangi floral di middle notes semakin terasa yang berasal dari kombinasi peach, rose, dan lily of the valley dengan sentuhan yang segar, sedikit manis, dan romantis.

Lalu sebagai penutup vanilla, musk, dan benzoin meninggalkan nuansa akhir yang hangat, manis, dan sedikit powdery.

Itulah dia kelima parfum dari brand lokal Heaven Culture, ada varian kesukaanmu? (tasya-mg-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#rekomendasi #Heaven Culture #parfum lokal