Jawa Pos Radar Lawu - Arthur merupakan salah satu hero yang menempati role Clashline di game Honor Of Kings (HOK). Arthur sendiri merupakan seorang fighter yang mana sering digunakan player dalam match.
Namun bagi pecinta sejarah, nama Arthur menjadi sangat tidak asing.
Inspirasi Arthur dalam game Honor Of Kings (HOK) ini memang berasal dari kisah Raja Arthur, sang penguasa atau ksatria dalam kisah The Round Table.
Dalam The Round Table sendiri, Arthur merupakan seorang raja yang memiliki istri bernama Guinevere. Namun Ia memiliki hubungan gelap dengan wanita lain sehingga melahirkan anak yang tidak sah bernama Mordred.
Anak sahnya ini juga masuk dalan anggota Round Table dan menjadi malaikat maut Arthur dalam pertempuran Camlann.
Selama masa pemerintahan King Arthur banyak dibantu oleh seorang penyihir yang bernama Merlin. Yang artinya bila dihubugkan, Arthur dan Angela hidup di masa yang sama.
Angela sendiri katanya merupakan murid dari penyirhir cerdik Merlin, Ia juga dirasuki oleh roh Merlin.
Arthur dalam game Honor Of Kings menjadi salah satu hero yang kerap dipilih. Hal ini karena Arthur termasuk hero tebal yang dapat melindungi rekan tim.
Bisa dikatahan Arthur ini merupakan hero semi tank, sama halnya Kaizer dan Sun Ce.
Bagi player senior yang memainkan Arthur, akan membuat musuh sedikit kesulitan untuk melakukan pengejaran hingga instant kill.
Hal ini jika Arthur memang dirancang untuk menjadi tank.
Arthur dapat melindungi dirinya sendiri dan rekan bahkan dapat memukul mundur musuh sehingga akan sulit untuk dikalahkan meskipun dalam pertandingan satu lawan satu.
Arthur sendiri menjadi salah satu primadona karena tidak sulit untuk dimainkan.
Berbeda dengan beberapa hero jungle seperti Ying, Arke, Lam, Prince Of Lanling yang biasanya membutuhkan teknik khusus dan latihan dalam menggunakan hero.
Arthur menjadi pilihan hero yang dapat diandalkan apabila playernya dapat memahami kapasitas hero. (*)
Editor : Riana M.