Jawa Pos Radar Lawu – Baca manga One Piece 1138 RAW mengungkap gambaran perang besar di masa lalu.
Gambaran perang besar terungkap dalam buku Harley dan mural Pohon Harta Adam di baca manga One Piece 1138 RAW.
Pada zaman dulu, dunia One Piece kacau balau.
Dalam baca manga One Piece 1138 RAW, Nico Robin berhasil menerjemahkan buku kuno Harley, yang diberikan oleh Jaguar D Saul.
Buku Harley ini sangat tua, dengan simbol matahari di sampulnya.
Menurut Saul, mitos Dewa Matahari memiliki banyak interpretasi di berbagai budaya.
Sebuah kota besar terlihat hancur, diserang oleh ular raksasa yang disebut Ular Api Neraka.
Adegan pertempuran besar terjadi.
Terlihat Nika atau JoyBoy bertarung melawan iblis bersayap raksasa yang memegang matahari di tangannya.
Nika tidak bertarung sendirian, dia didampingi oleh berbagai ras dan makhluk kuat.
Ras raksasa yang beberapa di antaranya memiliki tanduk.
Samurai dari Wano, Lunarian yang merupakan leluhur King, pasukan Mink, putri duyung, dan makhluk duyung lainnya.
Isi Teks Kuno Kitab Harley
Kitab Harley menggambarkan siklus perang yang menghancurkan dunia dalam tiga era yang berbeda.
Dunia Pertama
Di kehampaan, ada napas. Dewa Hutan mengirim para iblis.
Di dalam kekacauan, ada kehampaan.
Berdasarkan baca manga One Piece 1138 RAW, buku Harley seolah meramalkan perang global ketiga yang akan mengguncang dunia One Piece.
Editor : Andi Chorniawan