Jawa Pos Radar Lawu – Presenter Roy Kiyoshi merayakan Imlek menyambut Tahun Ular Kayu 2025 dengan penuh makna dan kegiatan sosial.
Selain melakukan sembahyang di wihara, Roy menganggap perayaan Imlek bukan hanya soal foya-foya, tetapi juga berbagi kebahagiaan kepada sesama.
"Dalam merayakan Imlek, kita harus banyak kegiatan sosial, bukan sekadar kembang api dan hiburan. Tahun ini, saya ingin lebih banyak memberi kepada orang yang membutuhkan," kata Roy di Wihara Sunter, Jakarta Utara, pada Senin (27/1/2025).
Sebagai bagian dari perayaannya, Roy Kiyoshi membagikan sembako dan makanan kepada orang yang membutuhkan, termasuk penjaga wihara.
Namun, yang tak kalah menarik adalah tradisi melepas burung yang ia lakukan bersama keluarga, yang menurutnya memiliki makna mendalam.
"Melepaskan burung itu simbol untuk melepaskan keburukan, meminta maaf, dan memohon keselamatan. Ini juga simbol kebaikan dan usaha untuk melestarikan alam," ujar Roy.
Prinsipnya, kata Roy, adalah melepaskan makhluk hidup kembali ke alam bebas, agar mereka bisa hidup bahagia dan kembali ke habitat aslinya.
"Kita mengembalikan mereka ke habitat mereka dan mereka bisa terbang bebas," tambahnya.
Bahkan, Roy Kiyoshi juga menegaskan bahwa tradisi ini tidak hanya mempererat ikatan keluarga dan komunitas, tetapi juga menjadi upaya untuk menjaga keseimbangan alam.
"Melalui tindakan kecil ini, kita juga turut berkontribusi pada pelestarian alam," ungkapnya.
Perayaan Imlek yang dilakukan Roy Kiyoshi kali ini tidak hanya meriah, tetapi juga penuh dengan nilai sosial dan spiritual yang patut diapresiasi. (okta)
Editor : Riana M.