Jawa Pos Radar Lawu – Film Tulang Belulang Tulang, disutradarai oleh Sammaria Sari Simanjuntak, dijadwalkan tayang di bioskop pada 26 September 2024.
Film ini menyuguhkan kisah komedi tentang perjalanan sebuah keluarga Batak yang bersiap menggelar upacara Mangokal Holi.
Film Tulang Belulang Tulang Full Movie HD dibintangi oleh Atiqah Hasiholan sebagai Mami Laterina, Tanta Ginting sebagai Tulang Ucok.
Tasha Siahaan sebagai Cian, David Saragih sebagai Papi Mondo, Cornel Nadeak sebagai Alon, Lina "Mak Gondut" Marpaung sebagai Opung Tiolin, dan Landung Simatupang sebagai Tulang Tua.
Para pemainnya memiliki darah keturunan Sumatera Utara.
Aktris Atiqah Hasiholan tampil dengan penampilan yang berbeda untuk perannya dalam film ini.
Selama proses syuting, ia mengenakan konde dan kain adat khas Batak.
"Selama sekian puluh hari syuting, saya pakai konde sejak Subuh, sekitar jam tiga pagi, karena ini adalah road movie (film perjalanan)," ungkap Atiqah, seperti dikutip dari Antara.
"Jadi, setiap pagi jam tiga sudah mulai nge-blow rambut dan sebagainya," lanjutnya.
Dalam film Tulang Belulang Tulang, Atiqah memerankan karakter Mami Laterina, seorang perempuan Batak yang bersiap melaksanakan upacara adat Mangokal Holi bersama keluarganya.
Dilansir dari Cantika, film Tulang Belulang Tulang karya sutradara Sammaria Sari Simanjuntak menceritakan perjalanan sebuah keluarga Batak yang akan menggelar upacara adat Mangokal Holi.
Baca Juga: Temuan 157 Kasus PMK di Ponorogo, Penyakit Kuku dan Mulut Mewabah Pasca Banjir
Perjalanan ini membawa mereka dari Bandung menuju Danau Toba.
Keluarga Mami Laterina (diperankan oleh Atiqah Hasiholan) membawa tulang belulang Sang Tulang Tua (kakek buyut) dalam sebuah koper untuk penerbangan ke Danau Toba.
Namun, di tengah perjalanan, koper berisi tulang belulang tersebut hilang.
Sementara itu, di kampung halaman mereka, pesta besar telah dimulai sebagai persiapan upacara adat tersebut.
Opung, salah satu anggota keluarga, bahkan telah menabung selama 25 tahun untuk mempersiapkan upacara adat ini.
Sammaria mengatakan, "Ketika tulang belulang itu hilang, daripada keluarga ini mendapatkan kutukan dari Opung, lebih baik mereka yang menghilang." (*)
Editor : Riana M.