Jawa Pos Radar Lawu - Memiliki anak yang tumbuh dengan kepribadian kreatif, bertanggung jawab dan mandiri tentunya merupakan Impian semua orang tua di tengah maraknya fenomena generasi strawberry hari ini.
Tentunya, hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan pola asuh atau parenting yang seseuai dengan kepribadian dan karakter anak.
Dalam sebuah diskusi yang dilakukan oleh Grace Tahir, seorang content creator dan Prof Rhenal Kasali, pakar pendidikan dan manajemen, sekaligus Guru Besar Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali memberikan beberapa nasihat parenting yang bisa diterapkan oleh para orang tua.
Secara keseluruhan, ada empat pilar utama yang ditekankan Rhenald Kasali, yaitu gizi, kreativitas, tanggung jawab dan kemandirian.
Semua ini menjadi kunci penting dalam mendukung tumbuh kembang dan kemandirian anak, mengajarkan anak supaya tidak memiliki mental generasi strawberry
- Gizi yang Cukup Adalah Fondasi Utama
Pondasi utama bagi anak adalah gizi yang cukup, karena gizi berperang penting pada tumbuh kembang anak, terutama fisik dan mental.
Pemenuhan gizi yang cukup ini dapat dilakukan melalui pola makan sehat. Tentunya tidak hanya mendukung tumbuh kembang secara fisik, ini juga akan memengaruhi kemampuan kognitif pada anak.
- Kreativitas : “Jangan Batasi Pertanyaan Anak”
Kreativitas ini muncul ketika anak-anak sering bertanya dan mencari tahu. Menurt Rhenald Kasali, orang tua perlu menyediakan ruang kepada anak untuk mengeksplorasi ide dan tantangan baru.
Sebaliknya, ketika orang tua justru membatasi rasa ingin tahu mereka dengan jawaban singkat atau acuh tak acuh, hal ini bisa "membunuh" potensi masa depan mereka.
“Berikan kesempatan anak-anakmu untuk selalu menghadapi tantangan baru kalau itu nggak didapat mereka tidak akan jadi orang hebat” begitu ujar Rhenald Kasali
Baca Juga: Nonton Film Rumah Dinas Bapak Full Movie HD, diambil dari Kisah Nyata Dodit Mulyanto
- Berikan Tanggung Jawab Kepada Anak Sejak Dini
Hal lain yang harus diperhatikan oleh orang tua adalah tanggung jawab sang anak. Sedari kecil, biasakan memberi anak tugas-tugas sederhana agar mereka memahami pentingnya peran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Lewat hal ini, anak dapat membangun kedisiplinan serta kemampuan untuk menghadapi tantangan hidup di masa depan.
- Metode Merantau, Pelajaran Kemandirian
Ada satu metode yang dapat dilakukan para orang tua untuk melatih kemandirian anak, yaitu dengan memberikan kesempatan anak-anak untuk merantau.
Ketika anak berada jauh dari orang tua, mereka akan belajar merawat diri mereka sendiri, belajar mengelola waktu, dan menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa terus-menerus bergantung pada orang tua.
“Kalau selalu anak itu bersama dibawah ketiak orang tuanya, dia akan sangat manja. Tapi ketika dia merantau, paling tidak dia harus bisa merawat dirinya sendiri” tutup Rhenald Kasali
Memupuk karakter anak tidak hanya soal mendidik, tetapi juga memberikan mereka ruang untuk tumbuh melalui tantangan dan pengalaman nyata. (*)
Editor : Riana M.