Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Aplikasi Temu Mengguncang Pasar E-commerce di Indonesia, Peluang Baru UMKM atau Ancaman?

Nur Wachid • Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:50 WIB
Temu, aplikasi belanja online dari Tiongkok. (CAPTURE GOOGLE)
Temu, aplikasi belanja online dari Tiongkok. (CAPTURE GOOGLE)

Jawa Pos Radar Lawu - Kemunculan aplikasi belanja online Temu berhasil menggemparkan pasar e-commerce di Indonesia. TEMU adalah aplikasi belanja online atau marketplace yang berasal dari Tiongkok.

Aplikasi ini menawarkan berbagai macam produk dengan harga yang sangat murah, bahkan jauh lebih murah dibandingkan dengan platform belanja online lainnya.

Masuknya aplikasi TEMU ke Indonesia menuai banyak pro-kontra dari Masyarakat. Mereka khawatir dengan adanya apliksi ini pelaku UMKM di Indonesia bisa terancam gulung tikar.

Aplikasi Temu jadi topik pembicaraan karena aplikasi ini dapat menghubungkan langsung konsumen dengan produsen, sehingga memungkinkan mereka untuk menawarkan harga yang sangat murah.

Hal ini pun memicu beragam reaksi, mulai dari antusiasme konsumen hingga kekhawatiran para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Namun, model bisnis ini juga memicu pertanyaan mengenai kualitas produk, perlindungan konsumen, dan dampaknya terhadap UMKM lokal.

TEMU Belum Kantongi Izin Edar di Indonesia

Berdasarkan Permendag Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha dalam Perdagangan melalui Sistem Elektronik, setiap marketplace yang masuk ke Indonesia harus patuh pada peraturan ini.

Moga Simatupang, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan menyatakan pihaknya bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (DJPKTN) untuk memonitring temuan platform baru ini.

Menurut apa yang dituturkan Moga, apapun bentuk bisnis usaha yang masuk ke Indonesia harus mematuhi regulasi yang ada.

''Makanya kita harus bisa menata terkait dengan tata kelola perdagangan melalui sistem elektronik, sehingga ke depan industri dalam negeri juga dapat bersaing dan juga platform dalam negeri juga dapat bersaing.” Ujarnya ujarnya usai menghadiri acara Program UMKM Jago 2024 di Jakarta, dikutip dari Kompas.com, Senin (7/10)

Baca Juga: Arctic Open 2024: The Dadies Lolos 16 Besar Turnamen BWF Super 500

TEMU: Peluang atau Ancaman?

Salah satu kekhawatiran utama dari adanya platform ini adalah dampak hadirnya Temu terhadap UMKM di Indonesia.

Harga di paltform Temu yang murah ini berpotensi membuat produk UMKM kalah bersaing. Karena, pengguna tentunya akan memilih barang dengan harga yang lebih murah.

Selain itu, Temu juga memiliki modal yang sangat besar untuk melakukan promosi dan pemasaran, sehingga sulit bagi UMKM untuk menandingi daya saing mereka.

Di sisi lain, persaingan harga yang sangat ketat dari platform ini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan bisnis UMKM, terutama bagi mereka yang belum memiliki skala ekonomi yang cukup besar. (dhila-mg-iain/kid)

Editor : Nur Wachid
#LINK #Apa Itu #belanja online #temu #cara #download #dari #e-comerce #tiongkok #aplikasi