Jawa Pos Radar Lawu - Chikita Meidy, seorang penyanyi dan influencer, baru-baru ini mengungkapkan rasa kecewanya terhadap temannya, Shilda Oktavia Rosa, yang melaporkannya ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik yang timbul setelah sesi live streaming di TikTok pada (6/9/2024).
Dalam siaran langsung itu, Chikita menjelaskan masalah yang dihadapi bisnis skincare-nya, yang ternyata menarik perhatian Shilda.
“Ketika saya mengetahui laporan itu, saya merasa sangat kecewa. Hal ini bisa saja dibicarakan secara langsung, bukan dengan melapor ke polisi. Saya mendengar kabar itu dari media dan teman-teman wartawan,” ungkap Chikita saat memberikan keterangan di Ampera, Jakarta Selatan, pada Jumat (27/9).
Chikita menekankan bahwa seharusnya Shilda bisa menghubunginya terlebih dahulu untuk mendapatkan penjelasan.
“Terdengar aneh ketika seseorang merasa dicemarkan nama baiknya, tetapi justru laporan tersebut memberikan dampak negatif kepada saya. Saya yang dirugikan dalam hal ini,” tambahnya.
Chikita menegaskan bahwa dia tidak ingin kembali membahas luka lama, tetapi mengakui banyak kerugian yang telah dialaminya akibat situasi ini.
“Saya tidak perlu membahas luka lama lagi, tapi banyak kerugian yang saya alami,” ujarnya.
Pengacara Chikita, Adam Barkah Setiadi, juga memberikan pandangannya mengenai kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa seharusnya ada langkah mediasi sebelum melaporkan kasus pencemaran nama baik.
“Laporan polisi harus memenuhi syarat formal. Seharusnya ada somasi dan klarifikasi terlebih dahulu, tetapi ini tidak terjadi. Tiba-tiba laporan dibuat tanpa ada klarifikasi terlebih dahulu,” keluh Adam.
Sementara itu, laporan Shilda terdaftar dengan nomor LP/B/5482/IX/2024/SPKT POLDA METRO JAYA pada (12/9/2024).
Dimana Shilda menganggap konten live Chikita sebagai penghinaan yang merugikannya.
“Saya tidak terima dengan apa yang disampaikan di live streaming itu karena merasa ditujukan kepada saya,” kata Shilda.
Chikita Meidy pun menanggapi situasi ini dengan harapan bahwa permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik. Ia percaya komunikasi yang baik dapat menyelesaikan masalah tanpa harus melalui jalur hukum.
"Saya harap kita bisa berdiskusi untuk menyelesaikan ini," tutupnya.
Adanya konflik ini, diharapkan kedua belah pihak dapat menemukan solusi yang baik, serta menjaga hubungan pertemanan di tengah tantangan yang dihadapi. (okta)
Editor : Riana M.