Jawa Pos Radar Lawu - Abu jenazah Yitta Dali Wassink alias Papa Dali, suami dari artis Jennifer Coppen, telah dikremasi pada Jumat (19/7/2024) malam.
Pada hari ini, Minggu (21/7/2024), pihak keluarga dan kerabat akan melarung abu Papa Dali ke laut dengan diiringi upacara paddle out. Upacara tersebut diumumkan oleh Jennifer Coppen melalui unggahan Instagram Story pribadinya.
Paddle out merupakan sebuah upacara peringatan terapung yang diadakan di laut, atau beberapa meter dari pantai.
Tradisi ini berasal dari Hawaii dan biasa dilakukan oleh para peselancar serta peserta olahraga air lainnya untuk mengenang orang yang mereka sayangi.
Para peserta mendayung ke laut membawa bunga dan kalung bunga Hawaii, lalu membentuk lingkaran manusia, mengucapkan beberapa patah kata, menyanyi, dan memercikkan air.
Lingkaran tersebut melambangkan cara lautan menyatukan manusia, setelah itu abu jenazah akan dilarung ke laut.
Jennifer Coppen istri Dali Wassink mengajak keluarga, kerabat, dan teman-teman untuk turut serta dalam upacara tersebut.
"Please join us we release his ashes to help him, become one with the universe and say our last final goodbye
(Silakan ikut saat kami melarung abunya, untuk membantunya menjadi satu dengan semesta dan menyampaikan perpisahan terakhir kami)," tulis Jennifer Coppen dalam pengumumannya di instastory Instagram pada Sabtu (20/7/2024).
Upacara paddle out akan digelar tepatnya di Pantai Lembeng, Bali, pada pukul 16.00 WITA.
Jennifer juga, mengimbau para peserta untuk mengenakan pakaian berwarna baby blue, sebab warna tersebut kesukaan Dali Wassink.
Namun, jika tidak memiliki pakaian berwarna baby blue, memakai warna putih juga diperbolehkan.
Pada hari Sabtu (20/7/2024), Jennifer Coppen merayakan ulang tahunnya yang ke-23 dalam suasana duka.
Jennifer membawa putrinya, Kamari, ke sebuah pantai untuk menikmati sunset, sesuai rencana Papa Dali untuk merayakan ulang tahunnya tahun ini.
"Aku di sini sayang.. merayakan ulang tahun ku sama kamu. Aku tahu kamu lagi duduk di sebelahku merayakan aku," tulis Jennifer di Instagram Story.
Jennifer juga menunjukkan foto hamparan pasir dan laut, serta mengisyaratkan kehadiran sahabat-sahabatnya.
"Jangan khawatir ya sayang, teman-teman kita semua di sini picnic sama aku, seperti yang kamu mau," ceritanya.
Jennifer berjanji untuk tetap tersenyum meskipun dalam suasana duka, "I will try to put a smile on my face. Because I know, kamu nggak mau lihat aku nangis di hari lahirku. I love you sayangku. Thank you for everything."
Upacara paddle out untuk melarung abu jenazah Yitta Dali Wassink akan menjadi momen terakhir bagi keluarga dan kerabat untuk mengucapkan selamat tinggal.
Tradisi ini dilakukan dengan penuh makna dan penghormatan, mencerminkan cara lautan menyatukan manusia dan membantu mereka menghadapinya dengan kekuatan alam.(okta)
Editor : Riana M.