Jawa Pos Radar Lawu - Pada 20 Juni, Chuu mengumumkan bahwa akan memulai tour konser dengan tajuk "Strawberry Rush" di Amerika Utara.
Sebelumnya, Chuu merupakan artis solo sejak keluar dari girl group LOONA. Ia telah mencapai kesuksesan meskipun debut dati agensi yang terbilang kecil.
Bahkan Chuu telah merilis album terbarunya yaitu Strawberry Rush yang mana MV (Musik Video) telah ditonton lebih dari 5,5 juta kali.
Jumlah tersebut merupakan jumlah yang terbilang sulit dicapai oleh beberapa group idol kpop.
Namun, keberhasilan ini sepertinya tidak berpengatuh pada penjualan tiket konser tournya di Amerika.
Dilansir dari Koreaboo, seorang netizen membagikan beberapa tangkapan layar melalui aplikasi X berkaitan dengan ketersediaan tiket konser Chuu di Ticketmaster.
Pada berbagai tanggal menunjukkan bahwa tiket konser yang tersisa lebih banyak daripada yang terjual.
Tiket yang tersisa sebagaian besar tersisa dengan harga asli dan tidak dinaikkan dengan harga premium platinum.
Alih-alih menjadi penurunan popularitas, terdapat alasan lain yanh dikemukakan atas rendahnya penjualan tiket konser Chuu tersebut.
Alasan yang pertama adalah karena Chuu baru-baru ini melakukan your konser di Amerika Utara pada bulan Oktober 2023.
Selain itu, group dan artis lain yang dibentuk setelah LOONA bubar dari BlockBerry Creayive seperti Loosemble juga melakukan tour baru-baru ini.
Hal ini menjadi alasan dasar dimana kantong penggemar LOONA menjadi krisis karena mereka berusaha untuk bertemh dengan semua anggotanya yang terpisah-pisah.
Ini menjadi masalh tumpang tindih. Pada konser tour Chuu, banyak group yang mengumumkan konser tour yang dekat dengan tanggal konser Chuu sehingga mempengaruhi penjualan tiket. (*)
Editor : Riana M.