Jawa Pos Radar Lawu - Davina Karamoy, aktris muda berbakat, telah mengambil peran sebagai Rani dalam film Ipar Adalah Maut Full Movie HD.
Dalam sebuah wawancara dari kanal youtube @MD Pictures Davina mengungkapkan bagaimana proyek ini dimulai setahun yang lalu.
Manajernya menghubunginya dan menawarkan peran dalam film ini, yang berkisah tentang perselingkuhan antara ipar.
"Manajer aku hubungin aku dan nawarin Davina ini ada tawaran Project film Ipar Adalah Maut terus aku kayak Hah Ipar Adalah Maut gitu," ujar Davina.
Ia merasa cerita tersebut unik dan belum pernah difilmkan sebelumnya, sehingga menarik perhatiannya.
Ketika pertama kali membaca sinopsis film ini, Davina meminta pendapat adiknya, Winona, yang ternyata sudah mengenal cerita tersebut dari TikTok.
"Winona aku dapat tawaran nih e Film Ipar Adalah Maut," katanya, dan reaksi adiknya membuatnya menyadari popularitas cerita ini di media sosial.
Menurut Davina, meski tema perselingkuhan cukup berat, cerita ini jarang diangkat ke layar lebar.
Davina juga mengungkapkan kegembiraannya ketika mengetahui bahwa Hanung Bramantyo akan menjadi sutradara film ini.
"Pas aku tanya ke manajer aku siapa sutradaranya Mas Hanung langsung kayak Oke tanpa ada B basa-basi langsung ambil," ungkapnya.
Pengalamannya bekerja dengan Hanung ternyata sangat menyenangkan dan membuktikan bahwa sang sutradara adalah sosok yang terbuka dan mendukung semua pemain.
Sebelum syuting, ada proses reading yang penting bagi Davina untuk memahami karakter Rani, yang digambarkan sebagai seorang perempuan Jawa.
"Aku benar-benar belajar bahasa Jawa banyak di Film Ipar Adalah Maut ini," katanya, menambahkan bahwa ini adalah kali pertama ia memerankan karakter berbahasa Jawa.
Ia mendalami latar belakang dan motivasi Rani untuk memahami mengapa karakter tersebut bisa berselingkuh dengan kakak iparnya sendiri.
Davina juga merasakan tantangan emosional dalam memerankan karakter yang begitu berbeda dari dirinya.
"Rani itu kan karakternya manja banget sama ibunya sama kakak perempuannya," jelasnya.
Sedangkan Davina tidak memiliki sifat manja yang sama. Namun, ia berhasil membangun chemistry dengan lawan mainnya, Michelle, yang menurutnya sangat terbuka dan ramah.
Menariknya, Davina merasakan dampak emosional dari peran ini bahkan setelah syuting selesai.
"Aku harus nge-push diri aku di situ dan Jujur aku ngerasa setelah syuting pun sempat kebawa," ungkapnya, menunjukkan betapa mendalaminya ia dalam peran tersebut.
Meskipun begitu, ia merasa bersyukur atas pengalaman ini dan berharap penonton bisa mengambil pelajaran dari karakter Rani.
"Kita jangan terlalu tergesa-gesa jangan terlalu gegabah sebelum kita memikirkan akibat dari perbuatan kita," pesan Davina kepada para penonton.
Davina Karamoy telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam perannya sebagai Rani, dengan belajar bahasa dan budaya yang berbeda serta menyelami emosi karakter yang kompleks.
"Jangan lupa saksikan Film Ipar Adalah Maut di bioskop," ajaknya, berharap film ini bisa diterima dengan baik oleh penonton. (herlin-pnm/kid)
Editor : Nur Wachid