Jawa Pos Radar Lawu - Semenjak K-Pop LE SSERAFIM tampil di Coachella pada 13 April yang lalu, banyak bermunculan komentar negatif mengenai vocal dari girl group tersebut.
LE SSERAFIM yang merupakan girl group besar yang debut dibawah naungan HYBE pada 2022 lalu.
Bukan soalan sepele mengapa girl group seperti LE SSERAFIM bisa langsung naik daun setelah belum lama debut.
Hal ini karena gende musiknya yang asik dan easy going serta membuat candu penggemar.
Bahkan beberapa lagu terbarunya, Easy dan Smart yang baru rilis, langsung naik chat lagu baru populer.
Berkat karya-karya tersebut, LE SSERAFIM pun menjadi populer dan mendapatkan kesempatan untuk tampil di festival musik Amerika yang cukup terkenal, yaitu Coachella.
Ada beberapa grub besar Korea Selatan yang sudah tampil di acara tersebut dan memberikan dampak yang cukup signifikan terkait kepopuleran mereka di kancah Internasional.
Artis diharuskan bernyanyi secara live sehingga menjadikan acara musik Amerika ini bergengsi.
Misalnya, Blackpink dan Aespa yang menuai banyak pujian atas perform yang luar biasa, hingga membuat nama mereka semakin melejit.
Namun berbeda dengan group-group sebelumnya, LE SSERAFIM malah panen kritikan karena keterampilan bernyanyi secara live LE SSERAFFIM yang dinilai kurang, sehingga dipertanyakan.
Baca Juga: Libur Lebaran ke Wisata Ngawi, Disparpora Klaim Tak Ada Penumpukan Kendaraan
Berbagai topik tak sedap pun turut membuntut, mulai dari forum Korea sampai platform media sosial Internasional.
Topik tersebut bukan lagi sekedar kritik konstruktif semata, namun selaras dengan komentar negatif yang dominan.
Banyak yang membandingkan perform tersebut dengan perform artis dari agensi lain yang pernah tampil di acara yang sama.
Meski penampilan LE SSERAFIM tersebut menuai kontra, namun sebagian juga memberikan pujian karena musik dan dance yang energik dan keren. (riz/kid)
Editor : Nur Wachid