Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jangan Ditiru, Ini Enam Kesalahan Guru PAUD yang Paling Sering Dilakukan

Arika Dwi Susanti • Sabtu, 9 Maret 2024 | 04:00 WIB

 

Ilustrasi PAUD (JAWAPOS.COM)
Ilustrasi PAUD (JAWAPOS.COM)

Jawa Pos Radar Lawu - Menjadi guru pendidikan anak usia dini atau PAUD yang beprestasi itu perlu waktu.

Kuncinya terletak bagaimana guru tersebut mau belajar. Harus ada evaluasi dari setiap proses pembelajar agar seorang pendidik PAUD bisa terus berkembang.

Sedikitnya, ada enam kesalahan guru PAUD yang seringkali dilakukan. Mereka tidak sadar jika itu akan mempengaruhi anak yang diasuh.

Bahkan bisa berdampak pada minat anak belajar. Berikut enam kesalahan guru PAUD yang seringkali terjadi.

Membentak Anak

Dalam proses pembelajan pada anak, membentak adalah hal yang tidak dibenarkan.

Ketika peserta didik melakukan kesalahan maka tindakan kita bisa menegurnya dengan suara yang tegas.

Baca Juga: Si Paling Camping Wajib Tahu 6 Istilah Ini, Biar Gak Ketahuan Newbie!

Bukan sebuah bentakan dengan suara yang keras. Apalagi melotot.

Dengan bentakan, anak anak akan merasa ketakutan, anak juga anak akan merasa tidak dihargai. Maka kesalahan dalam membentak anak harus dihindari.

Caranya dengan menasehati tanpa menyakiti hati anak.

Mengajak anak untuk berdiskusi tentang kesalahan yang dia lakukan bisa menjadi solusi.

Tidak Mau Belajar

Seorang pendidik yang tidak mau belajar merupkan hal yang sangat perlu dihindari. Ini adalah kesalahan yang fatal. Belajar adalah sebuah inovasi agar menjadi lebih baik.

Mengevaluasi diri untuk membuat proses pembelajaran mengajar dan membimbing peserta didik menjadi lebih baik.

Menjadi seorang guru PAUD harus memiliki persiapan dalam kegiatan belajar mengajar.

Menguasai materi dan pembelajaran di kelas merupakan salah satu kuncinya.

Anak usia dini sangat memerlukan pembelajaran yang nyaman. 

Baca Juga: Ini Cara agar Tidak Gampang Tersesat seperti Zoro di Cerita One Piece, Satu di Antaranya Istirahat yang Cukup

Mengabaikan Perbedaan Peserta Didik

Ketika guru mengabaikan perbedaan anak didiknya, apalagi masih usia dini, ini adalah hal yang sangat tidak benar. Peserta didik tentunya mempunyai perbedaan.

Karena setiap pesetra didik adalah unik. Mereka berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda.

Misalnya, ada anak yang berasal dari keluarga keras sehingga dia cenderung keras.

Ada pula anak yang berasal dari keluarga lemah lembut. Dia akan cenderung anteng dan pelan dalam bersikap.

Pendidik harus memahami setiap anak didiknya dengan baik. Sehingga proses pembelajaran akan berjalan dengan lancar. Karena tidak ada anak yang sempurna.

Bersikap Tidak Adil atau Pilih kasih

Sikap pilih kasih yaitu memberikan perhatian yang sangat berbeda pada salah satu anak. Apalagi mengistemewakannya.

Sebab pada hakikatnya posisi anak adalah sama dihadapan guru. 

Sebagai pendidik yang baik, harus bersikap adil dan tidak membeda bedakan disetiap anak didiknya.

Apalagi anak usia dini. Setiap anak didik mempunyai hak yang sama dengan lainnya. 

Faktanya sekarang ada guru yang membedakan anak didiknya. Anak orang kaya mendapat perlakuan lebih.

Itu menimbulkan kecemburuan anak lain plus orang tuanya. Sehingga pembelajaran berjalan tidak normal. 

Berperilaku Kurang Baik

Berekspresi boleh. Namun sebagai guru PAUD harus bisa menjadi contoh bagi siswanya. Sebab dia adalah model.

Ada sejumllah perilaku kurang baik yang dilakukan guru PAUD.

Semisal datang terlambat ketika masuk sekolah, berkata tidak sopan, menggunakan kata kata yang jelek, tidak boleh dilakukan. 

Baca Juga: 5 Hal Wajib Diketahui Orang Tua tentang Anak Usia Dini, Penting untuk Mendidik Anak Usia Sekolah PAUD

Nah, alangkah baiknya pendidik berperilaku yang baik.

Sehingga hal itu akan membuat anak didiknya menjadi tidak nyaman.

Jangan lupakan juga, setiap anak PAUD akan cenderung meniru perilaku gurunya.

Acuh atau Kurang Perhatian

Kurang perhatian atau acuh menjadi hal penentu anak itu segan pada gurunya. Sebagai guru PAUD, terutama pendidik anak anak usia dini, perhatian kepada mereka sangat penting.

Meski hanya sesuatu hal yang sepele. Mereka akan  semangat jika gurunya selau bersikap perhatian.

Jika gurunya acuh dengan apa yang anak didiknya lakukan, makan anak didik tidak akan bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Semisal ketika ada anak terlambat masuk sekolah. Segera jemput dari pintu kelas. Lalu, ajak mereka secepat mungkin berkomunikasi.

Inilah enam kesalahan guru PAUD yang sering terjadi.

Memang tidak ada pengajar atau pendidik yang sempurna. Sama seperti anak yang diajarkan di kelas, guru juga punya tugas untuk selalu belajar. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#paud #pendidik #anak #guru