KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Lawu - Dalam setiap perayaan Tahun Baru Imlek, Yu Sheng menjadi hidangan yang tak terlewatkan.
Diketahui Yu Sheng sebagai salad yang memadukan irisan halus sayuran dan buah. Yu Sheng tidak hanya mengundang kenikmatan pada lidah tetapi juga memancarkan simbolisme dan makna yang mendalam.
E.N. Anderson dalam bukunya berjudul The Food of China seperti dilansir dari Jawa Pos menyampaikan bahwa salah satu aspek unik dari Yu Sheng adalah penambahan irisan ikan salmon atau ikan tuna di atas hidangan tersebut.
Keistimewaan Yu Sheng tidak hanya terletak pada cita rasa bahan-bahannya, melainkan juga pada makna filosofis yang terkandung di dalamnya.
Yu Sheng menjadi lambang keberuntungan dan kesejahteraan bagi mereka yang mempercayainya.
Tradisi ini tidak hanya menyajikan hidangan lezat untuk perayaan Tahun Baru Imlek tetapi juga merangkum makna-makna simbolis yang memperkaya pengalaman perayaan.
Sebagai hidangan yang menggambarkan harapan akan kesejahteraan, kelimpahan, dan keberuntungan, setiap bahan dalam Yu Sheng memiliki simbolisme yang mendalam.
Saat menyantap hidangan ini, masyarakat mempraktikkan ritual 'Lo Hei' atau 'tossing', di mana semua orang di meja secara bersama-sama melemparkan bahan Yu Sheng ke udara.
Tradisi ini melambangkan peningkatan keberuntungan dan kesuksesan di masa mendatang, menciptakan momen kebersamaan yang tak terlupakan.
Selama proses menikmati hidangan, doa-doa dan harapan positif mengisi udara. Doa untuk kebahagiaan, keberuntungan, dan kesuksesan diucapkan dengan penuh harap.
Uniknya, setiap anggota keluarga yang menikmati Yu Sheng diwajibkan untuk mengangkat hidangan tersebut setinggi mungkin.
Semakin tinggi Yu Sheng diangkat, semakin besar pula harapan akan terkabulnya keinginan.
Baca Juga: Diduga Kehabisan Oksigen, Petani Ditemukan Meninggal di Dasar Sumur Tengah Sawah
Sebagai tradisi yang melibatkan tindakan mencampurkan bahan bersama-sama di atas meja, Yu Sheng tidak hanya menjadi santapan lezat tetapi juga simbol kebersamaan dan harapan akan keberuntungan.
Dengan setiap gigitan, tradisi ini memperkaya perayaan Tahun Baru Imlek, menjadikannya lebih dari sekadar hidangan - melainkan pengalaman penuh makna dan keberuntungan. (mg1)
Editor : Erlita H