Jawa Pos Radar Lawu – Kepergian Mat Solar pada Senin (17/3) malam meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan penggemarnya.
Aktor yang dikenal melalui perannya sebagai Bajuri dalam sitkom Bajaj Bajuri ini telah lama berjuang melawan stroke sejak 2017.
Kondisinya yang terus menurun akhirnya membuatnya mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Mat Solar bukan satu-satunya tokoh yang mengalami stroke di usia lanjut.
Penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di seluruh dunia.
Lalu, apa sebenarnya penyebab stroke, dan bagaimana cara mencegahnya?
Penyebab Stroke yang Dialami Mat Solar
Stroke terjadi ketika suplai darah ke otak terganggu, menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen dan nutrisi.
Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan permanen hingga kematian.
Berdasarkan berbagai penelitian, penyebab utama stroke yang umumnya menyerang seseorang, termasuk yang dialami oleh Mat Solar, meliputi:
Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi)
Hipertensi adalah faktor risiko utama stroke. Tekanan darah yang tinggi dapat merusak dinding arteri, menyebabkan penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak.
Diabetes
Gula darah tinggi yang tidak terkontrol dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko pembentukan gumpalan darah yang bisa menyumbat aliran darah ke otak.
Kolesterol Tinggi
Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, mempersempit pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke iskemik.
Pola Makan Tidak Sehat
Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, garam, dan gula berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol, serta risiko obesitas, yang semuanya berkontribusi terhadap stroke.
Kurang Aktivitas Fisik
Gaya hidup yang minim aktivitas fisik dapat menyebabkan obesitas, hipertensi, dan diabetes—tiga faktor utama pemicu stroke.
Merokok dan Konsumsi Alkohol Berlebihan
Zat dalam rokok dapat mempersempit pembuluh darah, sementara alkohol dapat meningkatkan tekanan darah serta risiko perdarahan otak.
Faktor Usia dan Genetik
Seiring bertambahnya usia, risiko stroke meningkat, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
Cara Mencegah Stroke
Meski stroke bisa menyerang siapa saja, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan untuk menurunkan risikonya:
Mengontrol Tekanan Darah
Rutin memeriksa tekanan darah dan mengontrolnya dengan pola makan sehat serta obat-obatan jika diperlukan.
Menjaga Pola Makan Seimbang
Konsumsi makanan kaya serat, rendah lemak jenuh, serta tinggi vitamin dan mineral untuk menjaga kesehatan pembuluh darah.
Rajin Berolahraga
Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang setidaknya 30 menit sehari dapat membantu menjaga berat badan dan kesehatan jantung.
Berhenti Merokok dan Batasi Konsumsi Alkohol
Menghentikan kebiasaan merokok dan mengurangi konsumsi alkohol bisa mengurangi risiko stroke secara signifikan.
Mengontrol Kadar Gula Darah dan Kolesterol
Pemeriksaan rutin untuk diabetes dan kolesterol sangat penting, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.
Mengelola Stres dengan Baik
Stres berkepanjangan dapat meningkatkan tekanan darah dan berkontribusi terhadap risiko stroke. Teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga bisa membantu mengurangi stres.
Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kurang tidur atau gangguan tidur seperti sleep apnea bisa meningkatkan tekanan darah dan risiko penyakit jantung, yang berhubungan dengan stroke.
Stroke yang diderita oleh Mat Solar selama bertahun-tahun menunjukkan betapa seriusnya penyakit ini jika tidak dicegah sejak dini.
Gaya hidup sehat dan pemeriksaan rutin menjadi kunci utama dalam menekan risiko stroke.
Kepergian Mat Solar menjadi pengingat bagi banyak orang untuk lebih peduli terhadap kesehatan, terutama dalam menjaga pola makan, tekanan darah, serta aktivitas fisik sehari-hari.
Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, risiko stroke bisa diminimalkan, sehingga kita dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan berkualitas. (*)
Editor : Nur Wachid