Jawa Pos Radar Lawu - Beragam rempah yang pernah digunakan dalam kuliner Indonesia memiliki bentuk dan karakter yang tidak selalu mudah dikenali.
Salah satunya kemukus, rempah berukuran kecil yang sekilas menyerupai lada hitam, tetapi mempunyai tangkai mungil seperti ekor di ujung buahnya.
Tanaman bernama ilmiah Piper cubeba ini termasuk keluarga Piperaceae, kelompok tumbuhan yang juga mencakup lada.
Kemukus dikenal dengan sebutan lada berekor karena bentuk buahnya yang khas. Meski tidak sepopuler merica, rempah ini memiliki sejarah pemanfaatan dalam racikan bumbu dan tradisi masyarakat Indonesia.
Keberadaan kemukus menjadi salah satu bukti bahwa kekayaan kuliner Nusantara tidak hanya berasal dari bahan yang sering ditemukan di dapur.
Ada pula rempah yang mulai jarang dikenal, padahal mempunyai karakteristik tersendiri.
Baca Juga: Dibalik Kuah Hitamnya Rawon, Ada Kluwek dengan Cita Rasa yang Unik dari Pohon Kepayang
Buah Kemukus Memiliki Ciri Khas yang Mudah Dikenali
Sekilas, kemukus kering terlihat seperti butiran lada hitam.
Namun, jika diamati lebih dekat, terdapat bagian kecil menyerupai tangkai yang menempel pada ujung buahnya. Ciri tersebut menjadi pembeda utama kemukus dari lada biasa.
Buah kemukus umumnya dikeringkan hingga berwarna cokelat gelap atau kehitaman.
Permukaannya dapat terlihat sedikit berkerut, sedangkan ukurannya relatif kecil. Rempah ini mempunyai aroma kuat dengan karakter rasa pedas dan sedikit getir.
Dalam publikasi mengenai rempah Indonesia, kemukus dikenal tumbuh di sejumlah wilayah, termasuk Jawa dan Sumatera.
Tanaman ini juga mempunyai beberapa nama lokal yang digunakan oleh masyarakat di berbagai daerah.
Karakteristiknya membuat kemukus menarik untuk dipelajari, terutama bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih banyak jenis rempah tradisional di luar lada hitam, ketumbar, dan merica bubuk.
Kemukus Mulai Jarang Dikenal dalam Kuliner Sehari-hari
Penggunaan rempah dalam kuliner terus berkembang mengikuti kebiasaan memasak dan selera masyarakat.
Beberapa jenis bumbu masih digunakan secara luas, sementara lainnya lebih jarang ditemukan dalam masakan rumahan. Kemukus termasuk rempah yang belum banyak dikenal oleh generasi sekarang.
Padahal, buah kemukus dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari racikan bumbu tertentu. Aromanya memberikan karakter berbeda sehingga penggunaannya dapat disesuaikan dengan jenis hidangan yang dibuat.
Selain untuk kebutuhan kuliner, kemukus juga dikenal dalam tradisi pemanfaatan tanaman obat. Tanaman ini menjadi salah satu objek penelitian mengenai keanekaragaman tumbuhan rempah dan obat di Indonesia.
Meski demikian, penggunaannya secara tradisional tidak otomatis membuktikan bahwa kemukus dapat menyembuhkan penyakit. Klaim kesehatan tetap membutuhkan penelitian ilmiah yang memadai.
Berbagai Pemanfaatan Kemukus dalam Racikan Kuliner
Kemukus dapat digunakan sebagai variasi rempah dalam beberapa racikan masakan. Pemakaiannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan resep karena aroma dan rasanya cukup kuat.
1. Campuran saus dan acar
Buah kemukus kering dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bahan dalam racikan saus atau acar.
Perpaduan rempah ini dengan bahan lain dapat memberikan karakter rasa yang berbeda, bergantung pada komposisi bumbu yang digunakan.
2. Pelengkap nasi goreng dan kari
Dalam sejumlah racikan, kemukus dapat ditambahkan sebagai pelengkap bumbu nasi goreng atau kari. Buahnya bisa dihaluskan agar lebih mudah tercampur dengan bahan lainnya.
Penggunaan kemukus sebaiknya mengikuti resep yang sesuai. Tidak semua hidangan membutuhkan rempah ini karena setiap masakan mempunyai komposisi bumbu dan karakter rasa tersendiri.
3. Bumbu untuk olahan ikan
Kemukus juga dapat menjadi pilihan dalam racikan bumbu untuk olahan ikan. Rempah ini bisa dipadukan dengan bahan lain untuk menghasilkan aroma yang lebih kompleks.
Bagi pencinta kuliner tradisional, mengenal kemukus dapat menjadi cara untuk mengetahui variasi bumbu yang tidak terlalu umum digunakan dalam kegiatan memasak sehari-hari.
Baca Juga: Sama-Sama Rimpang, Ternyata Temu Kunci dan Kencur Punya Banyak Perbedaan
Jangan Sampai Keliru Mengenali Kemukus
Ketika mencari kemukus, bentuk buah yang memiliki tangkai menyerupai ekor dapat menjadi petunjuk awal.
Namun, identifikasi tanaman sebaiknya tidak hanya mengandalkan kemiripan bentuk karena terdapat tanaman lain yang memiliki nama serupa.
Kemukus dengan nama ilmiah Piper cubeba berbeda dari Litsea cubeba, yang berasal dari kelompok tanaman lain.
Memeriksa nama ilmiah pada kemasan atau keterangan produk dapat membantu mengurangi risiko kekeliruan saat membeli rempah.
Untuk menjaga kualitasnya, kemukus kering sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering.
Cara penyimpanan tersebut membantu melindungi rempah dari kelembapan berlebih.
Kemukus menunjukkan bahwa dunia kuliner Indonesia menyimpan beragam bahan yang belum tentu dikenal luas oleh masyarakat.
Bentuknya yang menyerupai lada dengan ekor kecil, aroma khas, serta sejarah pemanfaatannya menjadikan rempah ini menarik untuk dikenali sebagai bagian dari kekayaan rempah Nusantara.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Rempah Indonesia, berbagai sumber