Dikira Rempah yang Sama? Kenali Adas dan Jintan dari Bentuk hingga Rasanya

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:50 WIB
Ilustrasi Perbedaan Adas dan Jinten @Sajian Sedap
Ilustrasi Perbedaan Adas dan Jinten @Sajian Sedap

Jawa Pos Radar Lawu - Dalam dunia kuliner, rempah menjadi salah satu bagian penting yang menentukan aroma dan cita rasa masakan.

Bentuknya yang kecil terkadang membuat beberapa jenis rempah terlihat hampir sama, terutama ketika belum terbiasa mengenalinya.

Salah satunya adas dan jintan. Kedua rempah tersebut sama-sama berbentuk biji kecil dan kerap digunakan sebagai bumbu masakan.

Namun, jika diperhatikan lebih dekat, adas dan jintan mempunyai perbedaan mulai dari bentuk, warna, aroma, rasa, hingga penggunaannya.

Kesalahan memilih rempah tentu bisa memengaruhi hasil masakan. Karena itu, mengenali karakter masing-masing dapat membantu menentukan bumbu yang sesuai dengan hidangan yang akan dibuat.

Baca Juga: Kenali Bedanya Jahe dan Kencur dari Bentuk hingga Aromanya

Mengenal Adas

Adas merupakan rempah yang berasal dari tanaman Foeniculum vulgare.

Bagian yang paling sering dimanfaatkan sebagai bumbu adalah bijinya.

Rempah ini dapat ditemukan dalam berbagai masakan dan olahan berbumbu yang membutuhkan aroma khas.

Biji adas umumnya mempunyai bentuk memanjang dan sedikit melengkung.

Ukurannya cenderung lebih besar dibandingkan jintan, dengan warna kuning kehijauan hingga kekuningan.

Salah satu ciri yang cukup mudah dikenali adalah aromanya. Adas memiliki wangi yang cenderung manis, segar, dan lembut.

Rasanya juga memberikan sentuhan manis dengan karakter yang khas sehingga penggunaannya dapat memberikan aroma berbeda pada masakan.

Dalam kuliner, adas dapat digunakan sebagai salah satu campuran bumbu untuk hidangan berbahan daging maupun masakan berkuah.

Rempah ini juga dikenal digunakan dalam beberapa olahan tradisional serta minuman berbasis rempah.

Mengenal Jintan

Berbeda dengan adas, jintan berasal dari tanaman Cuminum cyminum.

Biji jintan biasanya berukuran lebih kecil dan ramping dengan warna cokelat muda hingga cokelat kekuningan.

Jintan mempunyai aroma yang lebih kuat dan khas. Ketika digunakan dalam masakan, rempah ini dapat memberikan karakter rasa yang hangat dan gurih dengan aroma rempah yang cukup menonjol.

Jintan sering digunakan dalam berbagai hidangan berbumbu, termasuk kari, gulai, olahan daging, sate, hingga nasi berbumbu.

Penggunaannya biasanya tidak terlalu banyak karena aromanya sudah cukup kuat untuk memberikan karakter pada makanan.

Jintan juga dapat digunakan dalam bentuk biji maupun bubuk.

Pada beberapa pengolahan, jintan disangrai terlebih dahulu agar aroma rempahnya semakin keluar sebelum dicampurkan ke dalam bumbu.

Ini Perbedaan Adas dan Jintan

Walaupun sekilas tampak serupa, ada beberapa cara sederhana untuk membedakan adas dan jintan.

1. Bentuk dan Ukuran

Perbedaan pertama dapat dilihat dari bentuknya. Biji adas cenderung lebih besar, memanjang, dan sedikit melengkung.

Sementara itu, jintan mempunyai ukuran yang lebih kecil dengan bentuk yang lebih ramping dan relatif lurus.

Baca Juga: Kenali Bedanya Jahe dan Kencur dari Bentuk hingga Aromanya

Jika diletakkan berdampingan, perbedaan ukuran keduanya akan lebih mudah terlihat.

2. Warna

Warna juga dapat menjadi petunjuk saat membedakan kedua rempah tersebut. Adas umumnya memiliki warna kuning kehijauan atau kuning pucat.

Sementara itu, jintan lebih sering memiliki warna cokelat muda hingga cokelat kekuningan.

Perbedaan warna ini memang tidak selalu terlihat jelas, terutama ketika rempah sudah dalam bentuk bubuk.

3. Aroma

Cara lain yang cukup mudah adalah mencium aromanya. Adas memiliki aroma yang lebih manis dan segar dengan karakter yang lembut.

Jintan justru mempunyai aroma yang lebih kuat, hangat, dan khas rempah.

Karena karakter aromanya berbeda, penggunaan kedua bahan tersebut dalam masakan juga menghasilkan sensasi yang tidak sama.

4. Rasa

Dari segi rasa, adas cenderung memberikan sentuhan manis dan segar. Karakter tersebut membuatnya cocok digunakan ketika ingin menambahkan aroma rempah yang lebih lembut.

Jintan memiliki rasa yang lebih hangat dan gurih dengan aroma yang kuat.

Rempah ini sering digunakan pada hidangan yang mempunyai racikan bumbu cukup kompleks.

Penggunaan Adas dan Jintan dalam Masakan

Perbedaan karakter membuat adas dan jintan mempunyai fungsi yang berbeda dalam berbagai masakan.

Adas dapat digunakan sebagai bagian dari racikan bumbu pada hidangan berkuah, kari, semur, serta beberapa olahan daging. Aroma manisnya memberikan sentuhan tersendiri pada masakan.

Sementara itu, jintan lebih banyak digunakan untuk memperkuat aroma dan cita rasa hidangan berbumbu.

Rempah ini dapat ditemukan dalam berbagai masakan seperti gulai, kari, nasi berbumbu, sate, serta olahan daging lainnya.

Keduanya juga bisa digunakan bersama rempah lain. Namun, takaran tetap perlu diperhatikan karena karakter aroma jintan yang lebih kuat dapat mendominasi apabila digunakan terlalu banyak.

Jangan Lagi Tertukar Saat Memilih Rempah

Adas dan jintan memang sama-sama berbentuk biji kecil, tetapi keduanya bukan rempah yang sama.

Perbedaan bentuk, warna, aroma, dan rasa menjadi ciri yang dapat digunakan untuk mengenalinya.

Bagi yang sering memasak, memahami karakter setiap rempah cukup penting karena satu bahan dapat memberikan pengaruh terhadap keseluruhan cita rasa hidangan.

(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
Sumber : Dapur Umami, Maklonbumbu
Jinten rempah kuliner ADAS bumbu dapur