Jawa Pos Radar Lawu - Dalam dunia kuliner, makaroni dan pasta sering disebut secara terpisah.
Makaroni biasanya identik dengan bentuk kecil melengkung, sedangkan pasta lebih sering dikaitkan dengan spaghetti atau berbagai bentuk lainnya.
Padahal, keduanya sebenarnya masih memiliki hubungan yang cukup dekat.
Makaroni merupakan salah satu jenis pasta. Jadi, pasta bukan hanya spaghetti atau fettucine, tetapi mencakup berbagai bentuk olahan yang dibuat dari adonan berbahan dasar gandum.
Makaroni Termasuk Jenis Pasta
Makaroni dikenal sebagai pasta dengan bentuk khas berupa tabung kecil.
Salah satu bentuk yang populer elbow macaroni, yakni makaroni yang melengkung seperti siku.
Dalam berbagai olahan kuliner, makaroni dapat dimasak dengan saus keju, dipanggang menjadi makaroni skotel, dijadikan campuran sup, hingga diolah sebagai camilan berbumbu.
Pasta Memiliki Banyak Bentuk
Jika makaroni hanya merujuk pada salah satu bentuk, pasta mempunyai cakupan yang lebih luas.
Ada spaghetti yang berbentuk panjang dan tipis, fettuccine berbentuk pipih, fusilli yang menyerupai spiral, penne berbentuk tabung dengan ujung menyerong, hingga lasagna yang berbentuk lembaran.
Karena itu, ketika menyebut pasta, sebenarnya kita sedang membicarakan satu kelompok makanan dengan banyak bentuk.
Makaroni hanya salah satu anggotanya. Di Indonesia sendiri, pasta yang dikenal masyarakat cukup beragam, termasuk spaghetti, fettuccine, dan makaroni.
Sama-Sama Berasal dari Gandum
Kesamaan lainnya terletak pada bahan dasar. Pasta umumnya dibuat dari bahan berbasis gandum, air, dan pada jenis tertentu dapat menggunakan telur.
Gandum durum merupakan salah satu jenis gandum yang banyak digunakan dalam pembuatan pasta, termasuk spaghetti dan makaroni.
Meski sama-sama berbahan dasar gandum, komposisi dan proses pembuatannya dapat berbeda tergantung jenis pasta serta produk yang dibuat.
Bentuk Mempengaruhi Penggunaan
Perbedaan bentuk pasta bukan hanya soal tampilan. Bentuk tersebut juga membuat setiap jenis pasta cocok dipadukan dengan hidangan tertentu.
Makaroni yang berukuran kecil dan memiliki rongga sering digunakan dalam hidangan dengan saus yang cukup pekat.
Bentuknya juga membuat makaroni mudah dicampurkan dengan bahan lain seperti daging, sayuran, susu, dan keju.
Sementara itu, pasta panjang seperti spaghetti lebih sering dipadukan dengan berbagai saus yang melapisi permukaannya.
Karena itu, pemilihan pasta biasanya dapat disesuaikan dengan jenis masakan yang akan dibuat.
Jadi, Apa Bedanya Makaroni dan Pasta?
Sederhananya, pasta adalah kelompok besarnya, sedangkan makaroni merupakan salah satu jenis atau bentuk pasta.
Makaroni bukan makanan yang benar-benar berbeda dari pasta. Perbedaannya lebih terletak pada bentuk dan cara penggunaannya dalam hidangan.
Hal tersebut juga menjelaskan mengapa makaroni dapat ditemukan dalam berbagai menu yang selama ini dikenal sebagai hidangan pasta.
Mulai dari makaroni skotel, mac and cheese, sup makaroni, hingga makaroni dengan saus, semuanya tetap berada dalam kelompok olahan pasta.
(Iis Choirrunisa, Magang Politeknik Negeri Madiun)
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : Egafood, alodokter