Beda Potongan Beda Rasa, Beginilah 4 Cara Memotong Jahe Agar Tidak Merusak Rasa Hidangan

Tim Content Writer Radar Lawu • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 18:00 WIB
Ilustrasi jahe (Halodoc)
Ilustrasi jahe (Halodoc)

Jawa Pos Radar Lawu - Dalam dunia kuliner dan pengobatan tentu saja tak asing dengan rempah yang bernama jahe, salah satu rempah serbaguna yang sering ditemui di dapur.

Rimpang jahe yang sering digunakan baik dalam masakan dan pengobatan tradisional ini memiliki banyak khasiat, manjur untuk menghangatkan tubuh dan memberi rasa pedas yang khas.

Beberapa manfaat jahe diantaranya:

Namun tahukah anda kalau cara memotong jahe juga sangat berpengaruh terhadap bagaimana rasa dan kepedasan makanan?

Jadi jangan salah memotong jahe untuk beberapa hidangan jika tidak ingin rasa pedas jahe itu terlewat pedas.

Baca Juga: Empat Dampak Minum Air Jahe Setiap Hari pada Tubuh

1. Jahe Geprek

Kupas kulit jahe dengan pisau atau sendok, lalu dengan ulekan atau bagian samping pisau, geprek dengan tenaga sedang hingga rimpang jahe retak.

Setelah itu rimpang tersebut dapat digunakan dalam minuman atau masakan yang tidak membutuhkan rasa jahe yang terlalu banyak.

Karena tidak banyak sari jahe yang terekstrak dari rimpang tersebut, rasa pedas jahe menjadi agak kurang terasa.

2. Jahe Iris

Kali ini, setelah dikupas, jahe kemudian diiris melintang menjadi potongan bundar.

Potongan ini dapat langsung digunakan ataupun dapat juga dibekukan di freezer untuk dipakai kedepannya.

Rasa pedas yang muncul jika menggunakan potongan jahe ini terasa lebih kuat daripada jahe greprek, sehingga cocok dimasak menjadi berbagai wedang, jamu, dan berbagai sayur berkuah.

Baca Juga: 7 Khasiat Air Rebusan Jahe untuk Kesehatan, Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung

3. Jahe Cincang

Cara ini dapat dilakukan dengan 2 teknik, yaitu dengan dicincang manual menggunakan pisau atau diblender kasar.

Tipe potongan jahe ini tergolong lebih mudah disimpan sebagai bumbu beku siap pakai karena mudah untuk disimpan dalam plastik sekali pakai.

Penggunaannya pun tak perlu banyak. Karena semua rasa jahe terekstrak dari rimpangnya, sebaiknya digunakan sedikit demi sedikit, menyesuaikan dengan selera.(*)

*Syifa Fitria Hanifah, Magang Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Content Writer Radar Lawu
rempah kuliner jahe masakan