Jawa Pos Radar Lawu - Mojokerto tak hanya dikenal sebagai kota yang menyimpan jejak kejayaan Kerajaan Majapahit.
Di balik nilai sejarahnya, daerah ini juga menawarkan pengalaman kuliner yang mampu memanjakan lidah sekaligus meninggalkan kesan mendalam.
Dari warung legendaris hingga jajanan khas yang telah bertahan lintas generasi, setiap sudut kota menghadirkan rasa autentik yang sulit dilupakan.
Baca Juga: Mahiru, Aida, dan Seni Menyimpan Luka dengan Anggun
Perjalanan kuliner yang dibagikan oleh Londo Kampung Kuliner memperlihatkan bahwa menikmati makanan di Mojokerto bukan sekadar soal rasa.
Keramahan masyarakat dan cerita di balik setiap hidangan menjadi pengalaman yang membuat kota ini layak masuk dalam daftar destinasi wisata kuliner.
Mengawali Perjalanan dengan Sambel Wader dan Botok Tradisional
Destinasi pertama adalah Sambel Wader & Botok Cak Mat, tempat yang dikenal menyajikan masakan khas Jawa Timur dengan cita rasa rumahan.
Menu andalannya berupa ikan wader goreng yang renyah disandingkan dengan sambal pedas yang menggugah selera.
Sementara itu, botok yang kaya akan rempah menghadirkan rasa gurih dan aroma khas yang mengingatkan pada masakan tradisional.
Pengalaman semakin menarik karena pengunjung juga dapat melihat langsung proses memasak di dapur, sehingga dapat menyaksikan bagaimana setiap hidangan disiapkan dengan penuh ketelitian.
Keramahan Warga Menjadi Bagian dari Pengalaman
Perjalanan mencari destinasi kuliner berikutnya menghadirkan cerita yang tak kalah berkesan.
Saat berada di sekitar alun-alun Mojokerto, sang kreator konten bertemu pasangan suami istri yang dengan ramah menawarkan bantuan menunjukkan lokasi tujuan.
Mereka bahkan bersedia mengantarkan hingga tempat yang dicari.
Momen sederhana tersebut menunjukkan bahwa keramahan masyarakat Mojokerto menjadi daya tarik yang melengkapi pengalaman wisata kuliner.
Sate Pak Djamil, Kuliner Legendaris yang Selalu Dicari
Perjalanan berlanjut ke Warung Sate Pak Djamil, salah satu tempat makan yang telah lama menjadi favorit masyarakat maupun wisatawan.
Potongan daging yang empuk dipadukan dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam serta aroma bakaran yang khas membuat setiap tusuk sate terasa istimewa.
Tak mengherankan jika warung ini menjadi salah satu tujuan utama para pemburu kuliner saat berkunjung ke Mojokerto.
Menyegarkan Lidah dengan Es Tape Ketan Ireng
Setelah menikmati hidangan utama, perjalanan dilanjutkan dengan mencicipi Es Tape Ketan Ireng Lupis Degaran.
Perpaduan tape ketan hitam yang manis, teksturnya yang lembut, serta sensasi dingin dari es menciptakan sajian penutup yang menyegarkan.
Hidangan tradisional ini membuktikan bahwa cita rasa sederhana tetap mampu menghadirkan kenikmatan yang istimewa.
Baca Juga: Raul Jimenez Jadi Kunci Meksiko Ladeni Afrika Selatan, Striker 45 Gol Timnas Siap Pecah Kebuntuan
Onde-Onde, Ikon Kuliner Mojokerto yang Tak Pernah Sepi Peminat
Wisata kuliner di Mojokerto belum lengkap tanpa mencicipi onde-onde, makanan khas yang telah menjadi identitas kota ini.
Di Onde-Onde Empunala, tersedia beragam pilihan isian, mulai dari kacang hijau, cokelat, hingga durian.
Kulitnya yang renyah dengan taburan wijen berpadu dengan isian yang melimpah sehingga menjadi oleh-oleh favorit bagi wisatawan.
Masih Banyak Kuliner Khas yang Layak Dicoba
Selain tempat-tempat tersebut, Mojokerto juga memiliki beragam hidangan tradisional lain yang tak kalah menarik.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Rawon dengan kuah hitam kaya rempah.
- Pecel dengan sambal kacang yang gurih.
- Aneka jajanan tradisional yang masih bertahan hingga sekarang.
Keberagaman kuliner tersebut menunjukkan bahwa Mojokerto memiliki warisan gastronomi yang tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Lebih dari Sekadar Berburu Makanan
Menjelajahi kuliner Mojokerto bukan hanya tentang menikmati sajian lezat.
Setiap warung memiliki kisah, setiap resep diwariskan secara turun-temurun, dan setiap pertemuan dengan masyarakat menghadirkan kehangatan yang membuat perjalanan terasa lebih bermakna.
Perpaduan antara cita rasa autentik, sejarah yang kuat, serta keramahan penduduk menjadikan Mojokerto sebagai destinasi wisata kuliner yang selalu berhasil memikat hati para pengunjung dan membuat mereka ingin kembali lagi.
Iis Choirrunisa, Politeknik Negeri Madiun
Editor : Tim Content Writer Radar Lawu