Jawa Pos Radar Lawu – Purwakarta tak hanya dikenal dengan destinasi wisata alam dan budayanya. Daerah ini juga menyimpan ragam kuliner khas yang menggugah selera.
Cita rasa makanan di Purwakarta kental dengan karakter khas Sunda. Perpaduan gurih, manis, dan segar menjadi identitas yang sulit dilupakan wisatawan.
Berikut sejumlah kuliner khas Purwakarta yang wajib dicoba saat berkunjung.
Baca Juga: Rekor 20 Tahun Banjir Brebes, Arus Balik Lebaran Dialihkan ke Pantura
Sate Maranggi
Sate maranggi menjadi ikon kuliner Purwakarta yang paling dikenal luas. Daging sapi atau kambing direndam dalam bumbu khas hingga meresap sempurna ke dalam serat daging.
Berbeda dari sate pada umumnya, sajian ini tidak menggunakan bumbu kacang. Cukup disantap dengan sambal tomat segar yang membuat rasa gurih dan manisnya semakin kuat.
Pepes Ikan
Pepes ikan menjadi salah satu menu favorit berbahan ikan air tawar seperti nila dan patin. Proses memasak menggunakan daun pisang memberikan aroma khas yang menggugah selera.
Bumbu rempah yang melimpah membuat pepes terasa kaya rasa sekaligus tetap sehat.
Soto Sadang
Soto Sadang dikenal dengan kuah bening yang gurih dan segar. Isian dagingnya melimpah, dilengkapi taburan seledri dan bawang goreng.
Menu ini kerap menjadi pilihan sarapan karena rasanya ringan namun tetap mengenyangkan.
Simping Purwakarta
Simping merupakan camilan khas berbentuk tipis dan renyah. Tersedia dalam berbagai varian rasa, mulai dari manis hingga pedas.
Teksturnya yang ringan membuat simping cocok dijadikan oleh-oleh khas Purwakarta.
Manisan Pala
Manisan pala menjadi produk unggulan UMKM lokal yang cukup populer. Rasanya unik, perpaduan manis dan sedikit asam dengan aroma rempah khas.
Baca Juga: Adhisty Zara Mundur dari Sinetron Beri Cinta Waktu, Ungkap Alasan Kesehatan dan Minta Doa Penggemar
Selain menyegarkan, manisan ini juga cocok dibawa pulang sebagai buah tangan.
Ragam kuliner khas tersebut semakin melengkapi pengalaman wisata di Purwakarta. Selain menikmati alam, wisatawan juga bisa mengenal budaya lokal melalui cita rasa makanan tradisional yang autentik.
Editor : Nur Wachid