PACITAN, Jawa Pos Radar Lawu – Di tengah gemerlap destinasi pantai dan goa-goa eksotis, Kabupaten Pacitan menyimpan harta kuliner tradisional yang tak kalah menarik.
Salah satu sajian yang paling mencuri perhatian karena namanya yang unik adalah Bajingan.
Meski sekilas terdengar kasar, makanan ini justru menjadi simbol kearifan lokal Pacitan dan banyak diburu wisatawan karena cita rasanya yang khas.
Apa Itu Bajingan?
Bajingan adalah sajian tradisional khas Pacitan berbahan dasar singkong yang direbus dalam campuran gula merah, santan, dan daun pandan.
Proses perebusan dilakukan perlahan hingga bumbu meresap sempurna ke dalam potongan singkong.
Hasilnya? Tekstur singkong menjadi lembut, legit, dan gurih dengan aroma santan serta pandan yang menggoda. Hidangan ini sangat cocok disajikan hangat sebagai camilan sore atau teman minum teh.
Keunikan di Balik Nama Bajingan
Nama Bajingan memang sering membuat wisatawan tertawa atau salah paham. Tapi sebenarnya, istilah ini sudah ada sejak lama dan diwariskan turun-temurun sebagai bagian dari tradisi lisan masyarakat Pacitan.
Bukan hanya namanya yang membuat penasaran, tapi juga rasa dan filosofi di balik makanan ini.
Dalam kesederhanaannya, Bajingan menyimpan pesan tentang kekayaan alam dan kreativitas masyarakat desa dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan istimewa.
Baca Juga: 8 Tempat Wisata Alam di Banjarnegara yang Wajib Dikunjungi! No 6 Paling Romantis
Harga Terjangkau dan Mudah Didapat
Bajingan bisa ditemukan dengan mudah di pasar-pasar tradisional atau warung makan khas di Pacitan. Harganya sangat bersahabat:
Harga per porsi: Rp 5.000 – 10.000
Tempat penjualan: Warung kuliner tradisional, pasar, bazar makanan lokal
Dengan harga murah dan rasa yang istimewa, tak heran jika banyak wisatawan membeli Bajingan dalam jumlah banyak untuk oleh-oleh.
Filosofi Kuliner: Sederhana Tapi Kaya Rasa
Kuliner ini bukan sekadar makanan pengganjal lapar, tapi juga mencerminkan karakter masyarakat Pacitan: sederhana, bersahaja, namun kaya rasa dan makna. Bahan-bahannya mudah didapat di desa, namun proses memasaknya penuh kesabaran dan cinta.
Bajingan menjadi bukti bahwa warisan kuliner tak selalu harus mewah untuk jadi istimewa.
Jadi, Sudah Pernah Coba Bajingan?
Jika Anda berkesempatan mengunjungi Pacitan, jangan hanya singgah di pantai atau goanya.
Sisihkan waktu untuk mencicipi Bajingan—sebuah kuliner manis yang akan membuat Anda tersenyum, bukan hanya karena rasanya, tapi juga karena ceritanya. (kid)
Editor : Nur Wachid