Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Fengshui China : Fengshui adalah Energi, atau Qi

Dhea Rizki Oktafiani • Rabu, 31 Juli 2024 | 15:37 WIB
Memahami Fengshui (Ilustrasi Freepik) 
Memahami Fengshui (Ilustrasi Freepik) 

Jawa Pos Radar Lawu - Masyarakat Tionghoa mempunyai tradisi yang  secara tidak langsung menyatu dalam kehidupan mereka dan sering dianggap sebagai “kepercayaan”.

Salah satunya adalah tradisi yang berkaitan dengan orientasi rumah dan Fengshui.

Dilansir dari ANTARA, kata Fengshui erat kaitannya dengan ilmu Tiongkok yang mendalami arah keberuntungan bangunan.

Erwin Yap adalah seorang ahli fengshui yang sering membantu pemilik rumah dan bangunan lainnya menentukan arah mana yang baik membawa keberuntungan dan arah mana yang buruk bagi pemilik rumah.

Erwin menjelaskan, kata fengshui memiliki dua kata dengan arti berbeda: angin (feng) yang datang dari atas dan energi air (shui) yang datang dari bawah.

Kata Fengshui artinya mempunyai energi. Dalam bahasa Cina disebut Qi.

Energi berasal dari atas dan bawah, dan dapat membawa energi positif atau negatif ke dalam bangunan.

Namun, Erwin sendiri menyarankan untuk tidak menggunakan Fengshui dari tahun ke tahun sebagai tolak ukur kemakmuran seseorang.

Sebab, kesuksesan dan takdir setiap orang tidak hanya ditentukan oleh Fengshui saja, namun juga faktor lain.

Fengshui menggabungkan banyak mata pelajaran, termasuk geografi, astronomi, astrologi, psikologi, dan filsafat.

Agar penafsiran Fengshui lebih akurat, Fengshui juga harus memenuhi empat unsur yang berkaitan dengan lingkungan, bangunan, penghuni, dan aliran waktu.

Yang mutlak dan tidak dapat diubah adalah dinamika penduduk sebagai individu dan zaman di mana individu tersebut hidup.

Sekalipun bagian depan rumah anda berada dalam satu kompleks atau kawasan apartemen yang sama, namun  berbeda dengan penghuni lain yang tinggal di sana.

Kehidupan di dalam bangunan dipengaruhi oleh konstelasi, elemen, dan lain-lain pada waktu tertentu.

Erwin juga menjelaskan bahwa manusia secara naluriah memiliki unsur eliminasi yang menjadi fokus fengshui, yaitu lingkungan.

Orang-orang memilih lingkungan yang baik bagi mereka dan keluarga mereka, dan itulah yang menentukan jenis fengshui yang baik bagi mereka. (*)

Editor : Riana M.
#masyarakat tionghoa #kepercayaan #tradisi #ahli fengshui #fengshui